Erina Gudono Pamer Makan Mewah di RS: Omakase Seharga Jutaan

- Jurnalis

Jumat, 18 Oktober 2024 - 14:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, koranmetro.com – Erina Gudono kembali menjadi sorotan publik setelah memamerkan momen makan omakase mewah di rumah sakit usai melahirkan. Dalam unggahannya, ia menunjukkan sajian yang terdiri dari berbagai makanan Jepang yang berkualitas tinggi. Makanan tersebut dipesan langsung ke kamar rumah sakit, menambah kesan kemewahan pada momen tersebut.

Harga Omakase yang Mencengangkan

Omakase yang dinikmati Erina diketahui memiliki harga yang cukup fantastis. Mencapai Rp 13 juta untuk paket yang terdiri dari 16 jenis makanan. Restoran yang menyajikan omakase ini dikenal menggunakan bahan-bahan berkualitas terbaik, termasuk Nakanishi A5 wagyu, yang harganya bisa mencapai Rp 50 juta per pack. Hal ini membuat banyak warganet terkejut dan menganggap harga tersebut sangat tinggi, terutama dalam konteks kondisi ekonomi saat ini 

Baca Juga :  Biaya Perjalanan Dinas Dipangkas dan APBN Berhasil Menghemat Rp3,6 T

Reaksi Publik

Momen pamer makan mewah ini tidak luput dari kritik. Banyak netizen yang menilai tindakan Erina kurang sensitif, mengingat statusnya sebagai menantu presiden di tengah kondisi ekonomi yang sulit bagi banyak orang. Beberapa komentar di media sosial menyebutkan bahwa tindakan tersebut menunjukkan ketidakpedulian terhadap situasi masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan.

Baca Juga :  15 Orang Meninggal Akibat Tertimbun Tanah di Lokasi Tambang Solok

Pameran kemewahan Erina Gudono dengan sajian omakase di rumah sakit telah memicu berbagai reaksi dari publik. Meskipun banyak yang terkesan dengan kualitas makanan yang disajikan. Kritik terhadap ketidakpekaan sosial juga mengemuka, menunjukkan bahwa tindakan tersebut bisa dianggap kontroversial di tengah tantangan ekonomi yang dihadapi banyak orang saat ini.

Berita Terkait

Menghentikan Anak dari Medsos, Benteng Orang Tua Melawan Raksasa Algoritma yang Rakus Perhatian
Delpedro Marhaen, Vonis Bebas sebagai Simbol Kemerdekaan Kritik di Era Demokrasi Indonesia
Jusuf Kalla Peringatkan, Subsidi Energi Berpotensi Membengkak Parah Akibat Eskalasi Perang di Iran
Misteri Di Balik Sebutan “Kandang Banteng” untuk Jawa Tengah
PDI Perjuangan Rayakan Milad ke-53, Konsolidasi Kekuatan di Tengah Tantangan Bangsa
Mengapa Chromebook Sulit Digunakan di Wilayah 3T? Penjelasan dari Mantan Dirjen Dikdasmen
Musibah Sumatra, Cobaan Akhir Tahun bagi Persatuan Bangsa
BNPB Terima Lebih dari 34.000 Permohonan Hunian bagi Korban Banjir Sumatera
Berita ini 75 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 11:36 WIB

Menghentikan Anak dari Medsos, Benteng Orang Tua Melawan Raksasa Algoritma yang Rakus Perhatian

Sabtu, 7 Maret 2026 - 11:20 WIB

Jusuf Kalla Peringatkan, Subsidi Energi Berpotensi Membengkak Parah Akibat Eskalasi Perang di Iran

Rabu, 14 Januari 2026 - 11:18 WIB

Misteri Di Balik Sebutan “Kandang Banteng” untuk Jawa Tengah

Sabtu, 10 Januari 2026 - 12:32 WIB

PDI Perjuangan Rayakan Milad ke-53, Konsolidasi Kekuatan di Tengah Tantangan Bangsa

Selasa, 6 Januari 2026 - 14:00 WIB

Mengapa Chromebook Sulit Digunakan di Wilayah 3T? Penjelasan dari Mantan Dirjen Dikdasmen

Berita Terbaru