Femmy Permatasari Habiskan Rp 700 Juta untuk Rangkaian Oplas di Korea

- Jurnalis

Minggu, 5 Januari 2025 - 20:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, koranmetro.com – Artis dan model Femmy Permatasari baru-baru ini menjadi sorotan publik setelah mengungkapkan bahwa ia menghabiskan Rp 700 juta untuk menjalani rangkaian operasi plastik (oplas) di Korea Selatan. Keputusan Femmy untuk melakukan prosedur ini menarik perhatian banyak orang, terutama di kalangan penggemar dan masyarakat yang mengikuti perkembangan dunia kecantikan. Dalam berita ini, kita akan membahas lebih dalam mengenai langkah Femmy serta alasan di baliknya.

Rincian Prosedur Oplas

Femmy mengungkapkan bahwa ia menjalani beberapa prosedur di Korea, negara yang terkenal dengan teknologi kecantikan mutakhir dan ahli bedah plastik yang berpengalaman. Prosedur yang dilakukan Femmy meliputi perubahan bentuk wajahrhinoplasty (operasi hidung), serta peningkatan volume payudara. Ia berbagi pengalaman ini melalui media sosial, memberikan gambaran tentang proses dan hasil yang diharapkannya.

Baca Juga :  Polisi Gagalkan Peredaran Narkoba 5,1 Kg dari Lapas Samarinda

Alasan Memilih Korea

Korea Selatan dikenal sebagai salah satu pusat operasi plastik terbaik di dunia. Banyak selebriti dan masyarakat umum dari berbagai negara memilih untuk melakukan prosedur kecantikan di sana karena reputasi klinik-klinik yang berkualitas tinggi dan teknologi yang canggih. Femmy mengaku bahwa keputusannya untuk melakukan oplas di Korea didorong oleh keinginan untuk memperbaiki penampilannya dan meningkatkan rasa percaya diri.

Respon Publik

Setelah mengungkapkan pengalamannya, Femmy menerima berbagai tanggapan dari publik. Banyak penggemar yang memberikan dukungan dan pujian atas keberaniannya untuk melakukan perubahan, sementara sebagian lainnya mengkritik pilihan tersebut. Femmy menanggapi kritik ini dengan sikap positif, menyatakan bahwa setiap orang berhak untuk memilih apa yang terbaik bagi diri mereka sendiri.

Baca Juga :  Prabowo Lakukan Kunjungan Kenegaraan ke Singapura, Perkuat Hubungan Bilateral

Kesimpulan

Femmy Permatasari telah mengambil langkah besar dengan menghabiskan Rp 700 juta untuk rangkaian oplas di Korea. Keputusan ini menunjukkan komitmen Femmy terhadap penampilannya dan keinginan untuk merasa lebih baik dalam dirinya. Dengan semakin populernya prosedur kecantikan di kalangan selebriti, pengalaman Femmy mungkin dapat menginspirasi orang lain untuk mengeksplorasi pilihan yang ada, baik untuk kesehatan maupun kecantikan. Apakah Anda setuju dengan keputusan Femmy?

Berita Terkait

Lowongan Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Terbuka, Dijamin Tanpa Calo dan Ordal
Modus Mengerikan Bupati Tulungagung, Memeras Bawahan dengan Ancaman Mutasi dan Penurunan Jabatan
Laut Indonesia Lebih Vital dari Selat Hormuz, Prabowo Ingatkan Strategi Maritim Nasional
WFH Setiap Jumat Wajib Diterapkan, Wamendagri Tegaskan Instruksi Keras kepada Gubernur Kalsel
Respons Komdigi atas Pembatasan Konten Magdalene, Tindak Lanjut Aduan Masyarakat, Bukan Sensor
Duka Pahlawan Perdamaian, Indonesia Kecam Keras Serangan di Lebanon dan Desak PBB Ambil Tindakan Nyata
Dari Vonis Bebas hingga Dugaan Intimidasi, Komisi III DPR Bedah Polemik Kasus Videografer Amsal Sitepu
Duka Mendalam dari Lebanon, Gugurnya Tiga Prajurit TNI dan Seruan Indonesia untuk Rapat Darurat Dewan Keamanan PBB
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 11:13 WIB

Lowongan Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Terbuka, Dijamin Tanpa Calo dan Ordal

Selasa, 14 April 2026 - 11:25 WIB

Modus Mengerikan Bupati Tulungagung, Memeras Bawahan dengan Ancaman Mutasi dan Penurunan Jabatan

Minggu, 12 April 2026 - 11:25 WIB

Laut Indonesia Lebih Vital dari Selat Hormuz, Prabowo Ingatkan Strategi Maritim Nasional

Kamis, 9 April 2026 - 12:26 WIB

WFH Setiap Jumat Wajib Diterapkan, Wamendagri Tegaskan Instruksi Keras kepada Gubernur Kalsel

Rabu, 8 April 2026 - 11:09 WIB

Respons Komdigi atas Pembatasan Konten Magdalene, Tindak Lanjut Aduan Masyarakat, Bukan Sensor

Berita Terbaru