Hanni NewJeans Beberkan Pengalaman Perundungan di Industri K-pop

- Jurnalis

Rabu, 16 Oktober 2024 - 15:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hanni NewJeans

Hanni NewJeans

JAKARTA, koranmetro.com – Hanni, anggota grup K-pop NewJeans, baru-baru ini memberikan kesaksian yang menggugah di hadapan Majelis Nasional Korea Selatan mengenai pengalaman perundungan yang ia alami di industri hiburan. Pada tanggal 15 Oktober 2024, Hanni berbicara secara emosional tentang situasi sulit yang dihadapinya, termasuk diskriminasi dan pengucilan di lingkungan kerjanya di bawah label HYBE.

Kesaksian di Majelis Nasional

Dalam kesaksiannya, Hanni mengungkapkan bahwa ia merasa tertekan dan tidak nyaman di tempat kerja, yang menciptakan suasana yang tidak mendukung bagi para artis. Ia menyoroti bahwa perundungan bukan hanya masalah individu, tetapi merupakan isu sistemik yang lebih luas dalam industri K-pop. Hanni juga menyebutkan bahwa ia mengalami pengucilan dari rekan-rekannya, yang semakin memperburuk kondisi mentalnya.

Baca Juga :  Aksi Heroik Penumpang Jetstar, Gagalkan Remaja Bersenjata di Bandara

Reaksi Emosional

Hanni tidak dapat menahan air matanya saat memberikan kesaksian, menunjukkan betapa beratnya pengalaman yang ia alami. Ia berharap dengan berbicara di depan publik, dapat meningkatkan kesadaran tentang masalah perundungan di industri hiburan dan mendorong perubahan positif.

Baca Juga :  AS Mulai Berhubungan Langsung dengan HTS, Suriah Menuju Transisi Politik

Pengalaman Hanni NewJeans menjadi sorotan penting dalam diskusi tentang kesehatan mental dan perlakuan terhadap artis di industri K-pop. Dengan keberaniannya untuk berbicara, Hanni berharap dapat membuka jalan bagi lebih banyak orang untuk berbagi pengalaman mereka dan mendorong perbaikan dalam lingkungan kerja yang lebih aman dan mendukung bagi semua artis.

Berita Terkait

Vance Tegaskan Syarat AS, Iran Harus Pangkas Kapasitas Pengayaan Nuklir demi Akhiri Perang
Ancelotti Apresiasi Talenta Muda Brasil Usai Kemenangan Telak 4-0 atas India
AS Kerahkan Kapal Induk Ketiga ke Timur Tengah di Tengah Ketegangan dengan Iran
Insiden di Kokpit Flydubai, Pilot Ditikam, Pesawat Anjlok Tajam, dan Pendaratan Darurat di Arab Saudi
Haru Menyambut Kebebasan Mary Jane Veloso, “Akhirnya Kami Bisa Bersama Mama”
Dari Musuh Politik ke Pujian, Trump Sebut Zohran Mamdani Berpotensi Jadi Wali Kota Hebat
Jepang Tawarkan Bantuan Perbaiki Pelabuhan Natuna, China Langsung Angkat Bicara
Putri Astrid Meninggal di Usia 94 Tahun, Tak Lama Setelah Pemakaman Raja Harald V
Berita ini 120 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:34 WIB

Vance Tegaskan Syarat AS, Iran Harus Pangkas Kapasitas Pengayaan Nuklir demi Akhiri Perang

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:44 WIB

Ancelotti Apresiasi Talenta Muda Brasil Usai Kemenangan Telak 4-0 atas India

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:31 WIB

AS Kerahkan Kapal Induk Ketiga ke Timur Tengah di Tengah Ketegangan dengan Iran

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:38 WIB

Insiden di Kokpit Flydubai, Pilot Ditikam, Pesawat Anjlok Tajam, dan Pendaratan Darurat di Arab Saudi

Minggu, 27 September 2026 - 12:03 WIB

Haru Menyambut Kebebasan Mary Jane Veloso, “Akhirnya Kami Bisa Bersama Mama”

Berita Terbaru