Jokowi Tugaskan BPDPKS Replanting serta Kakao dan Kelapa

- Jurnalis

Rabu, 10 Juli 2024 - 11:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, koranmetro.com – Program “Replanting” dan Revitalisasi Kakao dan Kelapa merupakan inisiatif yang ditugaskan oleh Presiden Jokowi kepada Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS). Program “Replanting” bertujuan untuk memperbaharui kebun kelapa sawit agar hasil produksinya tidak menurun secara drastis. BPDPKS memberikan pembiayaan hibah sebesar Rp30 juta per hektar untuk maksimal lahan seluas 4 hektar per pekebun, dengan target program mencapai 540.000 hektare hingga 2024.

Baca Juga :  Jokowi, Saya yang Belajar Politik dari Pak Prabowo

Selain itu, BPDPKS juga melakukan revitalisasi kakao dan kelapa dengan berbagai program, termasuk audiensi dengan Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) terkait riset dan pengembangan industri kelapa sawit. Program ini mencakup riset, inovasi, dan best management practices untuk peningkatan produktivitas kelapa sawit serta kelestarian lingkungan 

Presiden Jokowi telah memimpin rapat terbatas yang membahas isu-isu terkait kebijakan sawit di Indonesia, termasuk realisasi program penanaman kembali atau replanting sawit yang baru mencapai 30 persen dari target 180 ribu hektare. Program replanting ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan pekebun rakyat 

Baca Juga :  Kemlu Pantau Kasus 5 WNI Ditembak Aparat Malaysia, Tindakan Diplomatik untuk Perlindungan Warga Negara

Dengan demikian, program “Replanting” dan revitalisasi kakao dan kelapa merupakan upaya yang diperintahkan oleh Presiden Jokowi melalui BPDPKS untuk memperbaharui kebun kelapa sawit, meningkatkan produktivitas, dan mendukung kesejahteraan pekebun rakyat.

Berita Terkait

Bareskrim Pulangkan WNI Korban Penyekapan di Malaysia, Diduga Terlibat Sindikat Timah Ilegal
Prabowo Tegaskan APBN sebagai Instrumen Utama untuk Kesejahteraan dan Perlindungan Rakyat
Fondasi Sawah, Kekuatan Ekonomi Indonesia yang Sejati
KPK Dalami Peran Ajudan dalam Penerimaan Gratifikasi Bupati Pekalongan Fadia Arafiq
WNI Alumni Kamboja Jadi Tersangka di Balik Sindikat Judol Internasional Hayam Wuruk
Penggerebekan Markas Judi Online Internasional di Jakarta, Mayoritas Korban Berasal dari Luar Negeri
Andi Gani Nena Wea, Tolak Framing Negatif yang Melemahkan Suara Buruh Indonesia
Larangan Live Streaming Anggota Polri Saat Bertugas, Profesionalisme atau Pembatasan Transparansi?
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 11:33 WIB

Bareskrim Pulangkan WNI Korban Penyekapan di Malaysia, Diduga Terlibat Sindikat Timah Ilegal

Rabu, 20 Mei 2026 - 11:17 WIB

Prabowo Tegaskan APBN sebagai Instrumen Utama untuk Kesejahteraan dan Perlindungan Rakyat

Senin, 18 Mei 2026 - 11:22 WIB

Fondasi Sawah, Kekuatan Ekonomi Indonesia yang Sejati

Rabu, 13 Mei 2026 - 11:31 WIB

KPK Dalami Peran Ajudan dalam Penerimaan Gratifikasi Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

Senin, 11 Mei 2026 - 11:07 WIB

WNI Alumni Kamboja Jadi Tersangka di Balik Sindikat Judol Internasional Hayam Wuruk

Berita Terbaru

LIFE STYLE & ENTERTAINMENT

4 Shio yang Bakal Dimudahkan Rezeki dan Jalan Hidupnya pada 22 Mei 2026

Jumat, 22 Mei 2026 - 11:15 WIB