Mahasiswa Unsoed Diduga Terlibat Perdagangan Orang, Korban 4 Orang

- Jurnalis

Senin, 9 September 2024 - 13:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi perdagangan.

Ilustrasi perdagangan.

JAKARTA, koranmetro.com – Kasus perdagangan orang kembali mencuat di Indonesia dengan terungkapnya dugaan keterlibatan seorang mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) dalam jaringan perdagangan manusia. Dalam kasus ini, dilaporkan bahwa terdapat empat orang korban yang diduga menjadi bagian dari jaringan ilegal tersebut.

Menurut informasi dari pihak kepolisian, mahasiswa yang berinisial AS tersebut diduga terlibat dalam aksi perdagangan orang yang melibatkan pemindahan dan eksploitasi korban ke lokasi yang tidak diketahui. Penangkapan AS dilakukan setelah pihak kepolisian melakukan penyelidikan berdasarkan laporan dari masyarakat yang mencurigai aktivitas mencurigakan di sekitar kampus Unsoed.

Kapolres Banyumas, AKBP Hendra Kusuma, dalam konferensi persnya menyebutkan bahwa operasi penangkapan tersebut dilakukan setelah pihak kepolisian berhasil mengidentifikasi adanya transaksi dan komunikasi yang mencurigakan melalui berbagai platform online. “Kami menemukan bukti kuat yang menunjukkan bahwa AS terlibat dalam kegiatan perdagangan orang. Kami juga berhasil menyelamatkan empat orang korban yang kini dalam perlindungan kami,” ujarnya.

Baca Juga :  Kunjungan Iman Besar AL Azhar Ke Indonesia Kemerdekaan Palestina

Keempat korban yang terdiri dari dua pria dan dua wanita tersebut saat ini sedang menjalani pemeriksaan dan pendampingan dari lembaga sosial untuk memastikan kesejahteraan mereka. Pihak kepolisian juga tengah mendalami jaringan yang lebih luas untuk mengungkap siapa saja pihak-pihak lain yang mungkin terlibat dalam kasus ini.

Universitas Jenderal Soedirman, sebagai lembaga pendidikan tempat AS terdaftar, mengungkapkan penyesalan dan kecaman terhadap tindakan yang dilakukan oleh salah satu mahasiswanya. Rektor Unsoed, Prof. Dr. Joko Santoso, menyatakan, “Kami sangat prihatin dengan kejadian ini dan kami mendukung penuh upaya kepolisian untuk menuntaskan kasus ini. Kami juga akan melakukan investigasi internal untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang di lingkungan kampus kami.”

Baca Juga :  Masjid Istiqlal Gelar Bukber Ramadan, Sedia 3.500 Boks Nasi

Kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan melaporkan kegiatan yang mencurigakan, terutama yang berkaitan dengan perdagangan manusia. Kasus ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan dan kerja sama antara pihak berwajib dan masyarakat dalam memerangi kejahatan perdagangan orang yang kerap kali berdampak buruk bagi korban.

Berita Terkait

Mensesneg Pimpin Rapat Koordinasi Pengawasan Program Prioritas Presiden Prabowo di Kementerian Pertahanan
Mudik Gratis ala TNI AL, Pemudik di Kapal Perang Nikmati Menu Ayam untuk Buka Puasa dan Sahur
Ironi Penegak Hukum, Polisi Terlibat Narkoba, Gaya Hidup Mewah Jadi Biang Kerok Utama
Optimistis! Prabowo Targetkan Indonesia Mandiri Energi dalam Empat Tahun
Menghentikan Anak dari Medsos, Benteng Orang Tua Melawan Raksasa Algoritma yang Rakus Perhatian
Delpedro Marhaen, Vonis Bebas sebagai Simbol Kemerdekaan Kritik di Era Demokrasi Indonesia
Jusuf Kalla Peringatkan, Subsidi Energi Berpotensi Membengkak Parah Akibat Eskalasi Perang di Iran
Misteri Di Balik Sebutan “Kandang Banteng” untuk Jawa Tengah
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 12:12 WIB

Mensesneg Pimpin Rapat Koordinasi Pengawasan Program Prioritas Presiden Prabowo di Kementerian Pertahanan

Minggu, 15 Maret 2026 - 13:07 WIB

Mudik Gratis ala TNI AL, Pemudik di Kapal Perang Nikmati Menu Ayam untuk Buka Puasa dan Sahur

Jumat, 13 Maret 2026 - 11:41 WIB

Ironi Penegak Hukum, Polisi Terlibat Narkoba, Gaya Hidup Mewah Jadi Biang Kerok Utama

Kamis, 12 Maret 2026 - 11:14 WIB

Optimistis! Prabowo Targetkan Indonesia Mandiri Energi dalam Empat Tahun

Selasa, 10 Maret 2026 - 11:36 WIB

Menghentikan Anak dari Medsos, Benteng Orang Tua Melawan Raksasa Algoritma yang Rakus Perhatian

Berita Terbaru