Pemkab Pasuruan Fokus pada Peningkatan DBHCHT untuk Program 2024

- Jurnalis

Selasa, 10 Desember 2024 - 22:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Melalui langkah ini, Pemkab Pasuruan berharap dapat menghadirkan perubahan positif dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat

Melalui langkah ini, Pemkab Pasuruan berharap dapat menghadirkan perubahan positif dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat

JAKARTA, koranmetro.com – Pemerintah Kabupaten Pasuruan (Pemkab) berkomitmen untuk meningkatkan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) sebagai bagian dari strategi untuk mendukung berbagai program pembangunan pada tahun 2024. Upaya ini bertujuan untuk memaksimalkan potensi DBHCHT dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat perekonomian daerah.DBHCHT merupakan sumber pendapatan penting bagi Pemkab Pasuruan, dan alokasinya diharapkan dapat digunakan untuk program-program strategis, seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan pengembangan ekonomi lokal.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Mengawasi, Aturan Baru Dinas Luar Negeri Tanpa Izin Mendapatkan Konsekuensi

Dalam rapat koordinasi yang diadakan baru-baru ini, pejabat Pemkab menekankan pentingnya pengelolaan DBHCHT yang transparan dan akuntabel agar manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Pasuruan menyatakan bahwa pihaknya akan melakukan kolaborasi dengan berbagai sektor untuk merumuskan program-program yang tepat sasaran dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Pembunuhan Gadis Penjual Gorengan, di Padang Pariaman

Salah satu fokus utama adalah peningkatan kualitas layanan publik serta pengembangan sektor-sektor yang memiliki potensi ekonomi tinggi.Melalui langkah ini, Pemkab Pasuruan berharap dapat menghadirkan perubahan positif dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat, serta menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Dengan optimisme yang tinggi, Pemkab Pasuruan siap menjalankan strategi ini demi keberhasilan program-program di tahun 2024.

Berita Terkait

Polemik Makalah MBG untuk Nobel, Istana dan Kemendikti Tegaskan Bukan Inisiatif Pemerintah
Ketergantungan Fiskal Daerah, Antara Realitas Transfer Pusat dan Tuntutan Kemandirian
BGN Tutup Permanen 833 Dapur Program MBG karena Langgar Standar Higienitas
Prabowo Optimis, Ekonomi Indonesia Diprediksi Lampaui Jerman, Inggris, dan Prancis dalam 25 Tahun
Teka-Teki Kepemilikan Emas 74 Kilogram, Siapa Pemilik Sahnya?
Dasco Terima Serikat Karyawan Telkom, Pastikan Tak Ada PHK Imbas “Streamlining”
Prabowo kepada Perwira Remaja TNI-Polri, Setialah kepada Rakyat Indonesia
PBNU Tetapkan Logo Muktamar Ke-35 NU, Ini Maknanya
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 10:59 WIB

Polemik Makalah MBG untuk Nobel, Istana dan Kemendikti Tegaskan Bukan Inisiatif Pemerintah

Rabu, 5 Agustus 2026 - 10:57 WIB

Ketergantungan Fiskal Daerah, Antara Realitas Transfer Pusat dan Tuntutan Kemandirian

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:11 WIB

BGN Tutup Permanen 833 Dapur Program MBG karena Langgar Standar Higienitas

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:24 WIB

Prabowo Optimis, Ekonomi Indonesia Diprediksi Lampaui Jerman, Inggris, dan Prancis dalam 25 Tahun

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:07 WIB

Teka-Teki Kepemilikan Emas 74 Kilogram, Siapa Pemilik Sahnya?

Berita Terbaru

Di media sosial, terutama TikTok, tren fiber maxxing sedang ramai dibicarakan. Istilah ini merujuk pada upaya sengaja meningkatkan asupan serat sebanyak mungkin setiap hari.

LIFE STYLE & ENTERTAINMENT

Tren Fiber Maxxing, Apakah Lebih Banyak Serat Selalu Lebih Baik?

Sabtu, 8 Agu 2026 - 10:53 WIB