Proyek Kereta Bawah Tanah di Seoul Amblas, 1 Orang Hilang, 1 Terjebak

- Jurnalis

Sabtu, 12 April 2025 - 19:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebuah insiden tragis terjadi di lokasi konstruksi kereta bawah tanah di Gwangmyeong, tepat di selatan Seoul, Korea Selatan, pada Jumat, 11 April 2025.

Sebuah insiden tragis terjadi di lokasi konstruksi kereta bawah tanah di Gwangmyeong, tepat di selatan Seoul, Korea Selatan, pada Jumat, 11 April 2025.

JAKARTA, koranmetro.com – Sebuah insiden tragis terjadi di lokasi konstruksi kereta bawah tanah di Gwangmyeong, tepat di selatan Seoul, Korea Selatan, pada Jumat, 11 April 2025. Sekitar pukul 15:13 waktu setempat, sebagian struktur konstruksi ambruk, menyebabkan jalan di atas tanah runtuh dan merusak beberapa bangunan di sekitarnya. Peristiwa ini mengakibatkan satu pekerja hilang dan satu lainnya terjebak di bawah reruntuhan.

Menurut laporan Kantor Berita Yonhap, lima pekerja yang sedang melakukan pemeriksaan keselamatan di atas tanah sempat tidak dapat dihubungi pasca-keruntuhan. Tiga di antaranya berhasil ditemukan dalam kondisi selamat, namun dua pekerja lainnya masih menjadi fokus operasi penyelamatan. Satu pekerja dikonfirmasi terjebak di bawah tanah, sementara satu lainnya hingga kini masih dinyatakan hilang.

Baca Juga :  15 Tewas dan Puluhan Terluka Akibat Ledakan Bom Mobil di Suriah

Wali Kota Gwangmyeong, Park Seung-won, dalam jumpa pers menyatakan bahwa pihak berwenang telah mengeluarkan perintah evakuasi bagi warga yang tinggal di gedung apartemen di sekitar lokasi kejadian. “Warga saat ini direlokasi ke sekolah-sekolah setempat dan gedung olahraga untuk memastikan keselamatan mereka,” ujar Park. Ia juga menegaskan bahwa polisi dan petugas pemadam kebakaran sedang bekerja keras untuk menyelamatkan para korban.

Operasi penyelamatan terus berlangsung dengan melibatkan tim darurat yang dilengkapi peralatan berat untuk menggali reruntuhan. Pihak berwenang belum merilis informasi resmi mengenai penyebab ambruknya konstruksi tersebut, namun penyelidikan awal sedang dilakukan untuk memastikan apakah ada kelalaian teknis atau faktor lain yang memicu insiden ini.

Baca Juga :  Menteri Israel Terpecah Voting Gencatan Senjata, Netanyahu Tertekan

Insiden ini menambah daftar kecelakaan konstruksi yang terjadi di proyek infrastruktur besar di Korea Selatan, memicu kekhawatiran akan standar keselamatan di lokasi kerja. Masyarakat setempat dan keluarga pekerja kini menanti kabar lebih lanjut sembari berharap operasi penyelamatan membuahkan hasil.

Pihak berwenang mengimbau warga untuk menghindari area sekitar lokasi kejadian demi memperlancar proses penyelamatan dan menjaga keselamatan bersama. Kami akan terus memantau perkembangan situasi ini dan memberikan pembaruan secepatnya.

Berita Terkait

AS Libatkan Pentagon dalam Pengelolaan Cadangan Minyak Venezuela
Nepal Desak Meta dan TikTok Bersihkan Konten AI Hoaks Pascabencana Banjir
Banjir Bandang Nepal–Tibet Tewaskan Ratusan, Ratusan Wisatawan Masih Hilang
Subsidi BBM Iran di Ujung Tanduk. Harga Bisa Melonjak hingga Setara Rp 11.000 per Liter
China Catat Rekor Recall Otomotif, 4,3 Juta Mobil Listrik Ditarik karena Risiko Gagang Pintu Darurat
Serangan Israel ke Pangkalan Udara Suriah Picu Kecaman Keras dari Turkiye
AS Perberat Tekanan Ekonomi dan Blokade Laut terhadap Iran, Bukan Perluas Serangan Militer
Operasi Rahasia Trump Ganti Pesawat di Turki Picu Kontroversi di AS
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 11:29 WIB

AS Libatkan Pentagon dalam Pengelolaan Cadangan Minyak Venezuela

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:25 WIB

Nepal Desak Meta dan TikTok Bersihkan Konten AI Hoaks Pascabencana Banjir

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:53 WIB

Banjir Bandang Nepal–Tibet Tewaskan Ratusan, Ratusan Wisatawan Masih Hilang

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:52 WIB

Subsidi BBM Iran di Ujung Tanduk. Harga Bisa Melonjak hingga Setara Rp 11.000 per Liter

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 11:12 WIB

China Catat Rekor Recall Otomotif, 4,3 Juta Mobil Listrik Ditarik karena Risiko Gagang Pintu Darurat

Berita Terbaru

Pemerintahan Amerika Serikat merinci skema keterlibatan Pentagon dalam pengelolaan cadangan minyak Venezuela melalui kemitraan dengan perusahaan swasta.

INTERNASIONAL

AS Libatkan Pentagon dalam Pengelolaan Cadangan Minyak Venezuela

Rabu, 2 Sep 2026 - 11:29 WIB