Trump Pamer Kartu Jutaan Dolar agar Imigran Bisa Tinggal di AS

- Jurnalis

Jumat, 4 April 2025 - 19:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, baru-baru ini memperkenalkan

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, baru-baru ini memperkenalkan "Gold Card" senilai 5 juta dolar AS (sekitar Rp 78 miliar) yang memungkinkan imigran kaya tinggal secara permanen di negara tersebut.

JAKARTA, koranmetro.com – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, baru-baru ini memperkenalkan “Gold Card” senilai 5 juta dolar AS (sekitar Rp 78 miliar) yang memungkinkan imigran kaya tinggal secara permanen di negara tersebut. Kartu ini, yang diumumkan pada awal 2025, menjadi bagian dari rencana Trump untuk mereformasi sistem imigrasi, menggantikan program visa investor EB-5 yang sebelumnya mensyaratkan investasi minimal 1 juta dolar untuk menciptakan lapangan kerja. Dalam acara di Washington, Trump memamerkan desain kartu berlapis emas dengan gambar wajahnya, menyebutnya sebagai “Trump Card” yang eksklusif.

Menurut Trump, program ini bertujuan mengumpulkan dana untuk mengurangi utang nasional AS, yang kini mencapai triliunan dolar. “Bayar 5 juta dolar, dan Anda bisa tinggal di Amerika selamanya,” ujarnya kepada wartawan, seraya menegaskan bahwa pembeli akan melalui proses pemeriksaan ketat. Menteri Perdagangan AS, Howard Lutnick, mengklaim telah menjual 1.000 kartu dalam sehari, menghasilkan 5 miliar dolar, meski angka ini masih menunggu verifikasi resmi.

Baca Juga :  Israel Gagalkan Pengiriman Senjata Iran ke Hizbullah Melalui Suriah

Reaksi terhadap kebijakan ini beragam. Pendukung menyebutnya langkah cerdas untuk menarik investor kaya, sementara kritikus menilai ini sebagai bentuk “penjualan kewarganegaraan” yang diskriminatif, hanya menguntungkan elit global. Pengalaman negara lain, seperti Uni Emirat Arab dengan Golden Visa seharga 545.000 dolar, menunjukkan adopsi serupa bisa berhasil, tetapi skala harga Trump jauh lebih tinggi.

Baca Juga :  Diplomasi Gemilang Anwar Ibrahim Redakan Konflik Thailand-Kamboja

Bagi imigran Indonesia, kartu ini mungkin kurang relevan karena biayanya yang mahal dan fokus Trump pada deportasi imigran ilegal. Data dari Departemen Keamanan Dalam Negeri AS menunjukkan minat tinggi terhadap visa investor di masa lalu, tetapi “Gold Card” ini menargetkan segmen yang lebih eksklusif. Dengan kebijakan ini, Trump kembali memicu debat tentang imigrasi, kekayaan, dan hak tinggal di AS—sebuah langkah yang kontroversial namun mencerminkan gaya kepemimpinannya yang penuh gebrakan.

Berita Terkait

Turki Boikot Urusan Bisnis-Ekonomi dengan Israel, Tutup Wilayah Udara
Sorotan Global, Jet Tempur Iran dan Denda ART Rp 164 Juta di Singapura
Norwegia Akan Donasikan Keuntungan Laga Lawan Israel untuk Gaza
Lebih dari 300 Orang Tewas Imbas Hujan dan Banjir di Pakistan
Rencana Ukraina Ledakkan Jembatan Crimea Digagalkan Rusia Lewat Mobil
Diperintah Trump, 800 Pasukan Garda Nasional AS Siaga Usir Gangster
Kecelakaan Pesawat Kecil di AS Sebabkan Kebakaran Dahsyat
Jepang Hentikan Operasi F-2 Setelah Insiden Jatuh di Pasifik
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 18:24 WIB

Turki Boikot Urusan Bisnis-Ekonomi dengan Israel, Tutup Wilayah Udara

Kamis, 28 Agustus 2025 - 13:20 WIB

Sorotan Global, Jet Tempur Iran dan Denda ART Rp 164 Juta di Singapura

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 18:28 WIB

Norwegia Akan Donasikan Keuntungan Laga Lawan Israel untuk Gaza

Rabu, 20 Agustus 2025 - 13:03 WIB

Lebih dari 300 Orang Tewas Imbas Hujan dan Banjir di Pakistan

Senin, 18 Agustus 2025 - 20:57 WIB

Rencana Ukraina Ledakkan Jembatan Crimea Digagalkan Rusia Lewat Mobil

Berita Terbaru

Chelsea membuat kejutan besar di bursa transfer dengan resmi mengumumkan perekrutan Alejandro Garnacho dari Manchester United.

Liga Inggris

Chelsea Resmi Gaet Alejandro Garnacho dari Manchester United

Minggu, 31 Agu 2025 - 20:57 WIB

Turki telah mengambil langkah tegas dalam merespons konflik di Gaza dengan memutus hampir semua hubungan bisnis dan ekonomi dengan Israel.

INTERNASIONAL

Turki Boikot Urusan Bisnis-Ekonomi dengan Israel, Tutup Wilayah Udara

Sabtu, 30 Agu 2025 - 18:24 WIB

Aplikasi & OS

EXE-OS, Sistem Operasi Ringan untuk Komputer Lawas

Jumat, 29 Agu 2025 - 19:43 WIB