Warga Muhammadiyah Gelar Salat Tarawih Perdana Malam Ini

- Jurnalis

Jumat, 28 Februari 2025 - 18:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Muhammadiyah di seluruh Indonesia akan memulai Salat Tarawih perdana malam ini, menandai dimulainya bulan suci Ramadan 2025 menurut penanggalan yang ditetapkan oleh organisasi tersebut.

Warga Muhammadiyah di seluruh Indonesia akan memulai Salat Tarawih perdana malam ini, menandai dimulainya bulan suci Ramadan 2025 menurut penanggalan yang ditetapkan oleh organisasi tersebut.

JAKARTA, koranmetro.com – Warga Muhammadiyah di seluruh Indonesia akan memulai Salat Tarawih perdana malam ini, menandai dimulainya bulan suci Ramadan 2025 menurut penanggalan yang ditetapkan oleh organisasi tersebut. Keputusan ini menjadi perhatian banyak pihak, mengingat Muhammadiyah memiliki metode yang sedikit berbeda dalam penentuan awal Ramadan dibandingkan dengan organisasi Islam lainnya di Indonesia.

Keputusan Muhammadiyah dalam Menetapkan Awal Ramadan

Muhammadiyah, yang dikenal dengan penggunaan perhitungan ilmiah dalam menentukan awal bulan hijriyah, telah mengumumkan bahwa 1 Ramadan jatuh pada hari ini, 27 Februari 2025. Hal ini berlandaskan pada metode hisab hakiki wujudul hilal yang digunakan oleh organisasi ini untuk menentukan awal bulan Ramadan, berbeda dengan Penentuan Awal Ramadan yang lebih mengandalkan metode rukyatul hilal (melihat bulan) yang biasa digunakan oleh Nahdlatul Ulama (NU) dan pemerintah Indonesia.

Salat Tarawih Perdana

Malam ini, setelah Maghrib, umat Islam di bawah naungan Muhammadiyah akan melaksanakan Salat Tarawih perdana di masjid-masjid dan mushola di seluruh penjuru tanah air. Salat ini merupakan salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan selama bulan Ramadan. Pada malam pertama, umumnya jamaah akan melaksanakan salat dengan jumlah rakaat 8 atau 20, tergantung pada kebiasaan masing-masing tempat.

Keunikan Salat Tarawih di Muhammadiyah

Salat Tarawih yang dilaksanakan oleh warga Muhammadiyah memiliki ciri khas tersendiri, salah satunya adalah pelaksanaan yang lebih terstruktur dengan pengawasan yang lebih ketat mengenai waktu pelaksanaannya. Banyak masjid dan mushola yang sudah mempersiapkan jadwal shalat yang terorganisir, dengan waktu pelaksanaan yang lebih tepat dan tetap mengutamakan kualitas ibadah. Salat Tarawih ini juga sering diiringi dengan kegiatan tadarus Al-Qur’an dan kajian tafsir yang diselenggarakan untuk memperdalam pemahaman agama selama bulan Ramadan.

Baca Juga :  Penahanan Hasto PDIP Bergantung pada Keputusan Penyidik KPK

Respons Masyarakat

Banyak warga Muhammadiyah yang menantikan pelaksanaan Salat Tarawih perdana ini. Sebagian besar dari mereka merasa bersemangat dan penuh harap karena Ramadan adalah momen yang sangat penting dalam kehidupan umat Islam. Umat Islam Muhammadiyah di berbagai daerah juga sudah bersiap-siap untuk mengikuti rangkaian kegiatan ibadah selama bulan Ramadan, termasuk puasa wajib yang dimulai pada 27 Februari 2025.

“Saya sangat menantikan momen ini. Selain beribadah, Ramadan adalah waktu untuk memperbaiki diri dan lebih mendekatkan diri kepada Allah,” ujar salah seorang warga Muhammadiyah di Jakarta.

Pengaruh di Masyarakat

Meskipun ada perbedaan dalam penentuan awal Ramadan antara Muhammadiyah dan ormas Islam lainnya, keberagaman dalam penanggalan ini justru menunjukkan kekayaan tradisi Islam di Indonesia. Salat Tarawih perdana yang dimulai malam ini oleh warga Muhammadiyah akan menjadi momen penting dalam kehidupan sosial dan spiritual mereka, bahkan dapat menjadi titik awal bagi berbagai kegiatan sosial yang dilaksanakan selama bulan Ramadan.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Subianto Melantik 48 Menteri dan 5 Kepala Lembaga

Selain itu, pelaksanaan Salat Tarawih di masjid-masjid Muhammadiyah di seluruh Indonesia juga menjadi ajang untuk mempererat ukhuwah Islamiyah, memperbanyak amal ibadah, dan menjalin tali persaudaraan antar umat Islam, terutama di saat-saat penting seperti Ramadan.

Tantangan Ramadan di Era Modern

Dengan berbagai tantangan yang dihadapi umat Islam, seperti gaya hidup modern, teknologi, dan perubahan sosial, bulan Ramadan tetap menjadi waktu yang sangat dinantikan. Warga Muhammadiyah berkomitmen untuk menjaga keaslian ibadah meskipun kehidupan sehari-hari semakin sibuk. Di tengah segala kesibukan, Salat Tarawih dan berbagai aktivitas Ramadan lainnya tetap menjadi fokus utama dalam kehidupan spiritual mereka.

Hari ini, warga Muhammadiyah akan melaksanakan Salat Tarawih perdana sebagai bagian dari penyambutan bulan suci Ramadan. Keputusan ini menggarisbawahi keberagaman penentuan awal Ramadan di Indonesia, sekaligus menunjukkan pentingnya menjaga semangat ibadah dan sosial dalam menghadapi bulan penuh berkah ini. Umat Islam di bawah naungan Muhammadiyah diharapkan bisa melaksanakan ibadah dengan khusyuk, mempererat silaturahmi, dan meningkatkan kualitas spiritual selama bulan Ramadan 2025.

Berita Terkait

KPK Dalami Peran Aspri Ridwan Kamil dalam Dugaan Aliran Dana Kasus Iklan Bank BJB
Mendagri Tito Bahas Pembangunan 2.200 Rumah di Papua Pegunungan dan Program Gentengisasi
Gibran Minta Evaluasi Menyeluruh Usai Ratusan Warga Batang Diduga Keracunan MBG
Status Manajer Kopdes Merah Putih Dipertanyakan, Agrinas Tegaskan Sebagai Pegawai BUMN
Ketika Mantan Jampidsus Singgung “Data Abadi” di Gedung Bundar
Malaysia Kirim Pesawat dan Helikopter Bantu Indonesia Atasi Karhutla di Kalimantan
Usulan Gaji Minimum Dokter IDI, Mengurai Sumber Pendapatan di Tengah Sistem JKN
Prabowo Tiba di New Delhi, Disambut Hangat Mahasiswa dan Diaspora Indonesia
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:12 WIB

KPK Dalami Peran Aspri Ridwan Kamil dalam Dugaan Aliran Dana Kasus Iklan Bank BJB

Rabu, 30 September 2026 - 11:22 WIB

Mendagri Tito Bahas Pembangunan 2.200 Rumah di Papua Pegunungan dan Program Gentengisasi

Senin, 28 September 2026 - 11:04 WIB

Gibran Minta Evaluasi Menyeluruh Usai Ratusan Warga Batang Diduga Keracunan MBG

Jumat, 25 September 2026 - 11:50 WIB

Status Manajer Kopdes Merah Putih Dipertanyakan, Agrinas Tegaskan Sebagai Pegawai BUMN

Senin, 21 September 2026 - 10:59 WIB

Ketika Mantan Jampidsus Singgung “Data Abadi” di Gedung Bundar

Berita Terbaru

Mengeluh adalah respons alami manusia. Saat merasa lelah, kecewa, atau tertekan, mengeluarkan keluhan sering kali terasa melegakan.

LIFE STYLE & ENTERTAINMENT

Mengeluh, Batas Antara Pelepasan Emosi yang Sehat dan Kebiasaan yang Merusak

Jumat, 2 Okt 2026 - 11:27 WIB