Putri Astrid Meninggal di Usia 94 Tahun, Tak Lama Setelah Pemakaman Raja Harald V

- Jurnalis

Minggu, 13 September 2026 - 11:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kerajaan Norwegia kembali berduka. Putri Astrid, kakak perempuan mendiang Raja Harald V, meninggal dunia pada usia 94 tahun pada Jumat,

Kerajaan Norwegia kembali berduka. Putri Astrid, kakak perempuan mendiang Raja Harald V, meninggal dunia pada usia 94 tahun pada Jumat,

JAKARTA, koranmetro.com – Kerajaan Norwegia kembali berduka. Putri Astrid, kakak perempuan mendiang Raja Harald V, meninggal dunia pada usia 94 tahun pada Jumat, 11 September 2026. Kepergiannya terjadi hanya dua hari setelah ia menghadiri upacara pemakaman sang adik.

Kehadiran Terakhir di Pemakaman Raja

Putri Astrid sempat tampil di depan umum untuk terakhir kali pada Rabu, 9 September 2026, saat prosesi pemakaman Raja Harald V di Katedral Oslo. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan salam perpisahan dan rasa terima kasih atas perjalanan hidup yang mereka lalui bersama.

Raja Harald V terlebih dahulu meninggal pada 28 Agustus 2026 dalam usia 89 tahun, setelah bertakhta selama 35 tahun. Ia dikenal sebagai salah satu raja tertua di Eropa pada masanya. Pemakaman kenegaraannya dihadiri anggota keluarga kerajaan, pejabat pemerintah, serta sejumlah perwakilan dari luar negeri.

Baca Juga :  Museum Nintendo Akan Dibuka di Jepang, Menyambut Era Baru dalam Sejarah Video Game

Penghormatan dari Raja Haakon VIII

Raja baru Norwegia, Haakon VIII, memberikan penghormatan atas kepergian bibinya. Ia menyebut bahwa sepanjang hidupnya yang panjang, Putri Astrid mewakili Keluarga Kerajaan dengan sikap hangat dan penuh tanggung jawab.

Haakon juga menyoroti kepedulian Astrid terhadap kelompok masyarakat yang lebih rentan. Penghormatan tersebut mencerminkan peran Astrid yang lama dan konsisten dalam kehidupan publik Norwegia.

Peran Putri Astrid dalam Keluarga Kerajaan

Putri Astrid adalah anak terakhir Raja Olav V yang masih hidup. Pada usia muda, ia sempat menjalankan peran penting di istana setelah ibunya, Putri Mahkota Märtha, meninggal dunia. Sejak saat itu, Astrid dikenal aktif mewakili keluarga kerajaan dalam berbagai tugas resmi.

Baca Juga :  Elon Musk Luncurkan Partai Amerika Pasca Pengesahan RUU "Big Beautiful Bill"

Dalam beberapa bulan terakhir, kesehatannya dilaporkan menurun. Sebelumnya, ia juga sempat menerima perawatan di rumah sakit.

Masa Berkabung Nasional

Kepergian Putri Astrid menambah masa duka bagi Norwegia yang belum lama melepas Raja Harald V. Pemerintah mengumumkan bahwa bendera akan dikibarkan setengah tiang, dan pemakaman Putri Astrid akan dilaksanakan dengan dukungan negara.

Wafatnya Putri Astrid menutup satu babak panjang dalam sejarah keluarga kerajaan Norwegia. Hanya berselang singkat setelah kepergian adiknya, Raja Harald V, Norwegia kembali kehilangan tokoh senior yang selama puluhan tahun hadir dalam kehidupan publik kerajaan.

Kehadirannya di pemakaman Harald menjadi penampilan terakhir yang penuh makna—sebuah perpisahan yang kini disusul kepergiannya sendiri, menandai berakhirnya satu generasi penting di istana Norwegia.

Berita Terkait

Eskalasi Konflik Timur Tengah, Houthi Serang Arab Saudi, AS Hancurkan Tanker Minyak Iran
Ditemukan Hidup Setelah 10 Hari, Wanita Nepal Ini Hampir Dikremasi Keluarganya
AS Libatkan Pentagon dalam Pengelolaan Cadangan Minyak Venezuela
Nepal Desak Meta dan TikTok Bersihkan Konten AI Hoaks Pascabencana Banjir
Banjir Bandang Nepal–Tibet Tewaskan Ratusan, Ratusan Wisatawan Masih Hilang
Subsidi BBM Iran di Ujung Tanduk. Harga Bisa Melonjak hingga Setara Rp 11.000 per Liter
China Catat Rekor Recall Otomotif, 4,3 Juta Mobil Listrik Ditarik karena Risiko Gagang Pintu Darurat
Serangan Israel ke Pangkalan Udara Suriah Picu Kecaman Keras dari Turkiye
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 11:18 WIB

Putri Astrid Meninggal di Usia 94 Tahun, Tak Lama Setelah Pemakaman Raja Harald V

Rabu, 9 September 2026 - 11:31 WIB

Eskalasi Konflik Timur Tengah, Houthi Serang Arab Saudi, AS Hancurkan Tanker Minyak Iran

Minggu, 6 September 2026 - 11:26 WIB

Ditemukan Hidup Setelah 10 Hari, Wanita Nepal Ini Hampir Dikremasi Keluarganya

Rabu, 2 September 2026 - 11:29 WIB

AS Libatkan Pentagon dalam Pengelolaan Cadangan Minyak Venezuela

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:25 WIB

Nepal Desak Meta dan TikTok Bersihkan Konten AI Hoaks Pascabencana Banjir

Berita Terbaru

Kemampuan problem solving tidak muncul begitu saja. Anak perlu belajar bahwa menghadapi kebuntuan adalah bagian normal dari proses belajar,

LIFE STYLE & ENTERTAINMENT

Melatih Anak Pandai Menyelesaikan Masalah, Tips Sederhana dari Psikolog

Sabtu, 12 Sep 2026 - 11:06 WIB