Kasum TNI Terima Kunjungan Wakil Sekjen PBB, Bahas Pasukan Perdamaian

- Jurnalis

Rabu, 10 Juli 2024 - 12:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, koranmetro.com – Kunjungan Wakil Sekjen PBB ke Indonesia membahas peran pasukan perdamaian PBB, termasuk keterlibatan pasukan Indonesia dalam misi pemeliharaan perdamaian. Fasdiklat PMPP TNI, yang merupakan fasilitas pendidikan bagi prajurit TNI yang akan bertugas sebagai pasukan perdamaian PBB, menjadi salah satu fokus kunjungan tersebut. Sekjen PBB memberikan dukungan dan dorongan kepada Indonesia dalam meningkatkan kontribusi dan peran aktif dalam misi pemeliharaan perdamaian dunia.

Baca Juga :  Pemkab Sumbawa Barat Dukung Surfing Menjadi Ekstrakurikuler Baru di Sekolah

Selain itu, Kementerian Pertahanan Republik Indonesia juga menegaskan dukungannya terhadap keterlibatan dan peran aktif pasukan Indonesia sebagai pasukan Misi Pemeliharaan Perdamaian (MPP) PBB. Sekjen Kemhan RI menyatakan bahwa dinamika lingkungan strategis mendorong Indonesia untuk bekerja sama dengan berbagai negara, khususnya melalui organisasi PBB, untuk mempersiapkan kemampuan prajurit TNI dalam mendukung tugas menjaga perdamaian dunia.

Baca Juga :  Laut Indonesia Lebih Vital dari Selat Hormuz, Prabowo Ingatkan Strategi Maritim Nasional

Dalam konteks ini, kunjungan Wakil Sekjen PBB ke Indonesia membahas peran pasukan perdamaian PBB, termasuk keterlibatan pasukan Indonesia dalam misi pemeliharaan perdamaian. Hal ini menunjukkan pentingnya kerjasama internasional dalam menjaga perdamaian dunia.

Berita Terkait

Usulan Luhut soal Unsur Kerugian Negara dalam Korupsi, Begini Bunyi UU Tipikor dan Klarifikasinya
Mantan Komisi II DPR, Pasal PKPU soal Syarat Pencalonan Gibran Tidak Pernah Dibahas
Empat Petugas dan Relawan Gugur dalam Upaya Pemadaman Karhutla di Bromo, Kemenhut Tekankan Keselamatan Personel
Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan? Ancaman Berulang dari Lahan Gambut dan Aktivitas Manusia
Mencegah Praktik Pemerasan Aparat, Perlunya Reformasi Sistemik dan Pengawasan Ketat
Istana Padat Aktivitas di Awal Oktober, Perombakan Kabinet dan Pelantikan Wantimpres
KPK Dalami Peran Aspri Ridwan Kamil dalam Dugaan Aliran Dana Kasus Iklan Bank BJB
Mendagri Tito Bahas Pembangunan 2.200 Rumah di Papua Pegunungan dan Program Gentengisasi
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:17 WIB

Usulan Luhut soal Unsur Kerugian Negara dalam Korupsi, Begini Bunyi UU Tipikor dan Klarifikasinya

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Mantan Komisi II DPR, Pasal PKPU soal Syarat Pencalonan Gibran Tidak Pernah Dibahas

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Empat Petugas dan Relawan Gugur dalam Upaya Pemadaman Karhutla di Bromo, Kemenhut Tekankan Keselamatan Personel

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan? Ancaman Berulang dari Lahan Gambut dan Aktivitas Manusia

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Mencegah Praktik Pemerasan Aparat, Perlunya Reformasi Sistemik dan Pengawasan Ketat

Berita Terbaru

Kesehatan mata sering kali diabaikan hingga muncul keluhan seperti mata kering, penglihatan kabur, atau sakit kepala. Padahal,

LIFE STYLE & ENTERTAINMENT

Lima Kebiasaan Sehari-hari yang Diam-diam Mengancam Kesehatan Mata

Jumat, 23 Okt 2026 - 11:21 WIB