Penutupan Jembatan Ampera Selama Salat Idulfitri 2025 di Palembang

- Jurnalis

Sabtu, 29 Maret 2025 - 20:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, koranmetro.com – Jembatan Ampera, salah satu ikon kota Palembang, akan ditutup sementara selama pelaksanaan Salat Idulfitri 1446 Hijriah pada tahun 2025. Penutupan ini direncanakan berlangsung mulai pukul 5 pagi hingga salat selesai, sebagai upaya untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat yang ingin melaksanakan ibadah. Pihak Polrestabes Palembang mengumumkan bahwa penutupan ini bertujuan untuk mengantisipasi keramaian di sekitar area jembatan, yang biasanya menjadi titik kumpul bagi warga.

Baca Juga :  Budi Arie Akui Mau Bertemu Jokowi Usai Reshuffle Kabinet Prabowo

Dengan penutupan ini, diharapkan jemaah dapat beribadah dengan lebih tenang dan terhindar dari potensi kemacetan yang sering terjadi pada hari-hari besar keagamaan. Sebagai langkah mitigasi, pihak kepolisian juga telah menyiapkan beberapa rute alternatif bagi pengguna jalan yang ingin melintas di sekitar lokasi. Masyarakat diimbau untuk merencanakan perjalanan mereka dengan baik dan mengikuti arahan petugas di lapangan.

Baca Juga :  Gunung Ibu Erupsi Lagi, Keluarkan Sinar Api Setinggi 350 Meter

Penutupan Jembatan Ampera selama Salat Idulfitri ini merupakan salah satu langkah positif untuk menjaga ketertiban dan kelancaran ibadah. Diharapkan, melalui kebijakan ini, suasana salat dapat berlangsung dengan khusyuk dan damai bagi seluruh jemaah di Palembang.

Berita Terkait

Modus Mengerikan Bupati Tulungagung, Memeras Bawahan dengan Ancaman Mutasi dan Penurunan Jabatan
Laut Indonesia Lebih Vital dari Selat Hormuz, Prabowo Ingatkan Strategi Maritim Nasional
WFH Setiap Jumat Wajib Diterapkan, Wamendagri Tegaskan Instruksi Keras kepada Gubernur Kalsel
Respons Komdigi atas Pembatasan Konten Magdalene, Tindak Lanjut Aduan Masyarakat, Bukan Sensor
Duka Pahlawan Perdamaian, Indonesia Kecam Keras Serangan di Lebanon dan Desak PBB Ambil Tindakan Nyata
Dari Vonis Bebas hingga Dugaan Intimidasi, Komisi III DPR Bedah Polemik Kasus Videografer Amsal Sitepu
Duka Mendalam dari Lebanon, Gugurnya Tiga Prajurit TNI dan Seruan Indonesia untuk Rapat Darurat Dewan Keamanan PBB
Sejarah Megalodon, Hiu Raksasa Purba yang Pernah Menguasai Lautan Purba, dan Jejaknya di Museum Megalodon
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 11:25 WIB

Modus Mengerikan Bupati Tulungagung, Memeras Bawahan dengan Ancaman Mutasi dan Penurunan Jabatan

Minggu, 12 April 2026 - 11:25 WIB

Laut Indonesia Lebih Vital dari Selat Hormuz, Prabowo Ingatkan Strategi Maritim Nasional

Kamis, 9 April 2026 - 12:26 WIB

WFH Setiap Jumat Wajib Diterapkan, Wamendagri Tegaskan Instruksi Keras kepada Gubernur Kalsel

Rabu, 8 April 2026 - 11:09 WIB

Respons Komdigi atas Pembatasan Konten Magdalene, Tindak Lanjut Aduan Masyarakat, Bukan Sensor

Senin, 6 April 2026 - 11:52 WIB

Duka Pahlawan Perdamaian, Indonesia Kecam Keras Serangan di Lebanon dan Desak PBB Ambil Tindakan Nyata

Berita Terbaru

Paus Leo XIV kembali menjadi sorotan dunia internasional setelah secara konsisten menyampaikan pesan-pesan damai dan antiperang di tengah berbagai konflik global yang sedang berlangsung.

INTERNASIONAL

Paus Leo XIV Tegaskan Sikap Antiperang, Trump, Saya Tidak Peduli

Senin, 13 Apr 2026 - 12:37 WIB