China Bantah Menhan Dong Jun Diselidiki atas Dugaan Korupsi

- Jurnalis

Kamis, 28 November 2024 - 21:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah China telah membantah laporan bahwa Menteri Pertahanan Dong Jun sedang diselidiki terkait dugaan kasus korupsi.

Pemerintah China telah membantah laporan bahwa Menteri Pertahanan Dong Jun sedang diselidiki terkait dugaan kasus korupsi.

JAKARTA, koranmetro.com – Pemerintah China telah membantah laporan bahwa Menteri Pertahanan Dong Jun sedang diselidiki terkait dugaan kasus korupsi. Hal ini merupakan kelanjutan dari upaya pemberantasan korupsi yang sedang gencar dilakukan di lingkungan militer China.

Menurut sumber-sumber media, Dong Jun dikabarkan sedang diselidiki atas penanganan kasus korupsi yang mengguncang jajaran pimpinan tertinggi Tentara Pembebasan Rakyat China.

Baca Juga :  Tentara Israel Bakar Masjid Bersejarah Al-Nasser di Tepi Barat, Serangan Terhadap Warisan Budaya Palestina

Namun, juru bicara Kementerian Pertahanan China membantah keras tuduhan tersebut. Pemerintah China telah memperluas tindakan keras terhadap dugaan korupsi di angkatan bersenjata selama setahun terakhir. Hal ini merupakan bagian dari kampanye pemberantasan korupsi yang dijalankan Presiden Xi Jinping.

Meskipun demikian, pihak berwenang China belum memberikan penjelasan lebih lanjut terkait status penyelidikan terhadap Menhan Dong Jun. Situasi ini menimbulkan spekulasi dan ketidakpastian di kalangan pengamat.

Baca Juga :  Diplomasi Gemilang Anwar Ibrahim Redakan Konflik Thailand-Kamboja

Kasus ini menjadi sorotan karena posisi Menhan Dong Jun yang strategis di jajaran pimpinan militer China. Penyelidikan terhadap pejabat tinggi seperti ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memberantas korupsi di lingkungan angkatan bersenjata.

Berita Terkait

Jepang Tawarkan Bantuan Perbaiki Pelabuhan Natuna, China Langsung Angkat Bicara
Putri Astrid Meninggal di Usia 94 Tahun, Tak Lama Setelah Pemakaman Raja Harald V
Eskalasi Konflik Timur Tengah, Houthi Serang Arab Saudi, AS Hancurkan Tanker Minyak Iran
Ditemukan Hidup Setelah 10 Hari, Wanita Nepal Ini Hampir Dikremasi Keluarganya
AS Libatkan Pentagon dalam Pengelolaan Cadangan Minyak Venezuela
Nepal Desak Meta dan TikTok Bersihkan Konten AI Hoaks Pascabencana Banjir
Banjir Bandang Nepal–Tibet Tewaskan Ratusan, Ratusan Wisatawan Masih Hilang
Subsidi BBM Iran di Ujung Tanduk. Harga Bisa Melonjak hingga Setara Rp 11.000 per Liter
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 11:13 WIB

Jepang Tawarkan Bantuan Perbaiki Pelabuhan Natuna, China Langsung Angkat Bicara

Minggu, 13 September 2026 - 11:18 WIB

Putri Astrid Meninggal di Usia 94 Tahun, Tak Lama Setelah Pemakaman Raja Harald V

Rabu, 9 September 2026 - 11:31 WIB

Eskalasi Konflik Timur Tengah, Houthi Serang Arab Saudi, AS Hancurkan Tanker Minyak Iran

Minggu, 6 September 2026 - 11:26 WIB

Ditemukan Hidup Setelah 10 Hari, Wanita Nepal Ini Hampir Dikremasi Keluarganya

Rabu, 2 September 2026 - 11:29 WIB

AS Libatkan Pentagon dalam Pengelolaan Cadangan Minyak Venezuela

Berita Terbaru