Gadis 18 Tahun Asal Nias Selatan Tewas Tenggelam di Sungai Idanogawo

- Jurnalis

Kamis, 15 Agustus 2024 - 18:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi gadis berusia 18 tahun meninggal tenggelam di sungai Idanogawo, Desa Idanogawo, Kabupaten Nias, Sumatera Utara.

Ilustrasi gadis berusia 18 tahun meninggal tenggelam di sungai Idanogawo, Desa Idanogawo, Kabupaten Nias, Sumatera Utara.

JAKARTA, koranmetro.com – Berniat untuk melayat, gadis berusia 18 tahun meninggal tenggelam di sungai Idanogawo, Desa Idanogawo, Kabupaten Nias, Sumatera Utara.

Kapolsek Idanogawo AKP Ya’aro Lase melalui Kasi Humas Polres Nias IPTU Oshiduhugo Daeli mengungkapkan bahwa pada hari Rabu sekitar pukul 13.30 Wib, menerima Laporan bahwa seorang wanita tenggelam di Sungai Idanògawo.

Mendapatkan informasi tersebut Personil Polsek Idanògawo, Polres Nias, Polda Sumatera Utara yang di pimpin Kanit Res Bripka B. Barus bersama Bripda Angga mendatangi Lokasi bersama Tim Medis dari Puskesmas. Setiba di lokasi dan melakukan pencarian bersama warga dengan menyelam di dasar sungai, Ujar IPTU O. Daeli.

Baca Juga :  Perlawanan Gisèle Pelicot Dalam Persidangan Pemerkosaan Massal di Prancis

Sekitar pukul 14.40 Wib korban berhasil di temukan di dasar sungai dengan kedalam 3 Meter dan di ketahui korban sudah tidak bernyawa lagi dan setelah korban di temukan kemudian di bawa ke Puskesmas Indanogawo Kabupaten Nias untuk dilakukan Visum luar dan dari hasil pemeriksaan tidak di temukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban, Ungkapnya.

Baca Juga :  Pemprov DKI Kerahkan Ribuan Petugas Demi Kelancaran Pelantikan Gubernur

Di tambahkannya, Atas peristiwa ini pihak keluarga mengikhlaskan kepergian korban serta tidak bersedia untuk dilakukan otopsi, Oleh karena itu, Jasad korban diserahkan kepada keluarga dan di berangkatkan ke Desa Marao, Kabupaten Nias Selatan, Ujar AKP Ya’aro Lase melalui Kasi Humas Polres Nias IPTU O. Daeli.(MR/Kris-Red)

Berita Terkait

Lowongan Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Terbuka, Dijamin Tanpa Calo dan Ordal
Modus Mengerikan Bupati Tulungagung, Memeras Bawahan dengan Ancaman Mutasi dan Penurunan Jabatan
Laut Indonesia Lebih Vital dari Selat Hormuz, Prabowo Ingatkan Strategi Maritim Nasional
WFH Setiap Jumat Wajib Diterapkan, Wamendagri Tegaskan Instruksi Keras kepada Gubernur Kalsel
Respons Komdigi atas Pembatasan Konten Magdalene, Tindak Lanjut Aduan Masyarakat, Bukan Sensor
Duka Pahlawan Perdamaian, Indonesia Kecam Keras Serangan di Lebanon dan Desak PBB Ambil Tindakan Nyata
Dari Vonis Bebas hingga Dugaan Intimidasi, Komisi III DPR Bedah Polemik Kasus Videografer Amsal Sitepu
Duka Mendalam dari Lebanon, Gugurnya Tiga Prajurit TNI dan Seruan Indonesia untuk Rapat Darurat Dewan Keamanan PBB
Berita ini 318 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 11:13 WIB

Lowongan Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Terbuka, Dijamin Tanpa Calo dan Ordal

Selasa, 14 April 2026 - 11:25 WIB

Modus Mengerikan Bupati Tulungagung, Memeras Bawahan dengan Ancaman Mutasi dan Penurunan Jabatan

Minggu, 12 April 2026 - 11:25 WIB

Laut Indonesia Lebih Vital dari Selat Hormuz, Prabowo Ingatkan Strategi Maritim Nasional

Kamis, 9 April 2026 - 12:26 WIB

WFH Setiap Jumat Wajib Diterapkan, Wamendagri Tegaskan Instruksi Keras kepada Gubernur Kalsel

Rabu, 8 April 2026 - 11:09 WIB

Respons Komdigi atas Pembatasan Konten Magdalene, Tindak Lanjut Aduan Masyarakat, Bukan Sensor

Berita Terbaru