Hassan Nasrallah, Pimpinan Hizbullah yang Tewas Diserang Israel

- Jurnalis

Sabtu, 28 September 2024 - 21:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pimpinan Hizbullah Hassan Nasrallah tewas.

Pimpinan Hizbullah Hassan Nasrallah tewas.

JAKARTA, koranmetro.com – Kabar duka datang dari Lebanon, di mana Hassan Nasrallah, pemimpin kelompok Hizbullah, dilaporkan tewas dalam serangan udara yang dilakukan oleh pasukan Israel. Serangan ini terjadi di wilayah perbatasan Lebanon dan Israel dan mengundang reaksi luas dari berbagai kalangan, baik di dalam negeri maupun internasional.

Nasrallah, yang telah memimpin Hizbullah sejak tahun 1992, dikenal sebagai tokoh kontroversial dan karismatik. Ia menjadi simbol perlawanan terhadap Israel dan seringkali berbicara menentang kebijakan Barat di Timur Tengah. Di bawah kepemimpinannya, Hizbullah tumbuh menjadi salah satu kekuatan militer dan politik paling signifikan di Lebanon, terutama selama konflik dengan Israel pada tahun 2006.

Baca Juga :  Kebijakan tarif dagang agresif Trump Memicu Ketegangan Global

Menurut laporan, serangan tersebut terjadi saat Nasrallah tengah memberikan pidato publik. Dalam serangan itu, beberapa anggota Hizbullah lainnya juga dilaporkan tewas dan terluka. Militer Israel belum memberikan komentar resmi mengenai insiden ini, tetapi sebelumnya mereka telah meningkatkan serangan terhadap sasaran-sasaran yang dianggap sebagai ancaman di wilayah Lebanon.

Kepergian Nasrallah memicu kepanikan dan kecemasan di kalangan pendukung Hizbullah. Banyak yang menganggapnya sebagai kehilangan besar bagi gerakan yang telah mengubah lanskap politik dan militer di Lebanon. Di sisi lain, kelompok-kelompok oposisi dan beberapa kalangan internasional menyambut berita ini sebagai kesempatan untuk meredakan ketegangan di kawasan.

Di Beirut, demonstrasi spontan terjadi sebagai bentuk dukacita dan solidaritas dari pendukung Hizbullah. Mereka menuntut balas atas serangan Israel dan menyatakan tekad untuk melanjutkan perjuangan yang selama ini dijalankan oleh Nasrallah.

Baca Juga :  Rogers Tawa Lebar Saat Ditanya Cara Menghentikan Haaland Jelang Norwegia vs Inggris

Sementara itu, para analis politik memperkirakan bahwa kematian Nasrallah dapat memicu ketidakstabilan lebih lanjut di Lebanon, yang sudah terpuruk dalam krisis ekonomi dan politik. Banyak yang bertanya-tanya siapa yang akan menggantikan posisinya dan bagaimana arah Hizbullah ke depan.

Dalam konteks ini, perkembangan selanjutnya akan sangat dinanti, terutama terkait reaksi dari Hizbullah dan kemungkinan tindakan balasan terhadap Israel. Ketegangan yang meningkat ini mengingatkan masyarakat internasional akan risiko yang selalu ada di kawasan Timur Tengah yang bergolak.

Berita Terkait

Dua WNI Alami Luka Ringan dalam Serangan di Riyadh, KBRI Pastikan Kondisi Sudah Membaik
Gempa Magnitudo 7,7 Guncang Panama, Peringatan Tsunami Sempat Dikeluarkan
Vance Tegaskan Syarat AS, Iran Harus Pangkas Kapasitas Pengayaan Nuklir demi Akhiri Perang
Ancelotti Apresiasi Talenta Muda Brasil Usai Kemenangan Telak 4-0 atas India
AS Kerahkan Kapal Induk Ketiga ke Timur Tengah di Tengah Ketegangan dengan Iran
Insiden di Kokpit Flydubai, Pilot Ditikam, Pesawat Anjlok Tajam, dan Pendaratan Darurat di Arab Saudi
Haru Menyambut Kebebasan Mary Jane Veloso, “Akhirnya Kami Bisa Bersama Mama”
Dari Musuh Politik ke Pujian, Trump Sebut Zohran Mamdani Berpotensi Jadi Wali Kota Hebat
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Dua WNI Alami Luka Ringan dalam Serangan di Riyadh, KBRI Pastikan Kondisi Sudah Membaik

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:13 WIB

Gempa Magnitudo 7,7 Guncang Panama, Peringatan Tsunami Sempat Dikeluarkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:34 WIB

Vance Tegaskan Syarat AS, Iran Harus Pangkas Kapasitas Pengayaan Nuklir demi Akhiri Perang

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:44 WIB

Ancelotti Apresiasi Talenta Muda Brasil Usai Kemenangan Telak 4-0 atas India

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:31 WIB

AS Kerahkan Kapal Induk Ketiga ke Timur Tengah di Tengah Ketegangan dengan Iran

Berita Terbaru

Manikur bukan sekadar mempercantik kuku, melainkan juga bagian dari perawatan tangan. Setiap jenis manikur punya karakteristik,

LIFE STYLE & ENTERTAINMENT

Panduan Memilih Manikur, 7 Jenis Populer dan Cocoknya untuk Setiap Kondisi Kuku

Selasa, 13 Okt 2026 - 11:21 WIB