Kasus KDRT Terhadap Cut Intan Nabila, Aktivis Menggugat Keadilan

- Jurnalis

Rabu, 14 Agustus 2024 - 12:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap Cut Intan Nabila, seorang aktris terkenal, telah mencuri perhatian publik.

Kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap Cut Intan Nabila, seorang aktris terkenal, telah mencuri perhatian publik.

JAKARTA, koranmetro.com – Kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap Cut Intan Nabila, seorang selebgram terkenal, telah mencuri perhatian publik. Cut Intan Nabila, yang dikenal luas melalui perannya, telah mengungkapkan kepada publik melalui media sosial bahwa ia mengalami kekerasan dari suaminya, yang juga seorang public figure.

Menurut laporan yang diterima, Cut Intan Nabila melaporkan kejadian kekerasan ini ke pihak berwajib pada tanggal 13 Agustus 2024. Dalam laporan tersebut, Cut Intan menyatakan bahwa ia telah mengalami kekerasan fisik dan psikologis dari suaminya yang telah berlangsung selama beberapa bulan terakhir. Pihak kepolisian telah mengkonfirmasi bahwa mereka sedang melakukan penyelidikan mendalam terkait kasus ini.

Baca Juga :  Usulan Luhut soal Unsur Kerugian Negara dalam Korupsi, Begini Bunyi UU Tipikor dan Klarifikasinya

Perwakilan dari Cut Intan Nabila mengungkapkan, “Kami sangat menghargai dukungan dari masyarakat dan berharap agar kasus ini dapat diusut tuntas dengan adil. Cut Intan telah mengalami trauma berat dan saat ini sedang fokus pada pemulihan dirinya.”

Kasus ini telah memicu reaksi luas dari masyarakat, terutama dari kalangan aktivis hak perempuan dan organisasi yang memperjuangkan perlindungan terhadap korban KDRT. Mereka mendesak agar pihak berwenang segera mengambil tindakan tegas dan memastikan bahwa pelaku mendapatkan hukuman yang sesuai.

Ketua Yayasan Perlindungan Perempuan, Maria Sari, menyatakan, “Kasus seperti ini harus ditangani dengan serius. Kami berharap agar hukum dapat memberikan perlindungan yang layak bagi Cut Intan dan semua korban kekerasan dalam rumah tangga. Ini adalah momen penting untuk menegaskan bahwa kekerasan dalam bentuk apapun tidak akan ditoleransi.”

Baca Juga :  Verrel Buka Suara Usai Dipecat dari Ketua BEM UI Terkait Plagiarisme

Sementara itu, pihak suami Cut Intan Nabila belum memberikan tanggapan resmi terkait tuduhan tersebut. Publik menantikan langkah selanjutnya dari pihak berwenang dan berharap agar keadilan dapat ditegakkan.

Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat akan pentingnya kesadaran dan tindakan dalam menangani isu KDRT. Dukungan dan perhatian publik sangat diharapkan untuk membantu korban dalam menghadapi situasi yang sulit ini.

Berita Terkait

Privasi Warga dan Batas Kewenangan Penyadapan dalam Hukum Indonesia
Persatuan yang Sehat Justru Butuh Ruang untuk Kritik
Pajak pada Produk Menstruasi, Beban Tersembunyi yang Masih Dipertanyakan
Cuaca Ekstrem Masih Mengancam, BNPB Ingatkan Warga Aceh Tetap Waspada
Badai Sempurna di Tanah Air, Ketika Banyak Krisis Saling Mengikat
Usulan Luhut soal Unsur Kerugian Negara dalam Korupsi, Begini Bunyi UU Tipikor dan Klarifikasinya
Mantan Komisi II DPR, Pasal PKPU soal Syarat Pencalonan Gibran Tidak Pernah Dibahas
Empat Petugas dan Relawan Gugur dalam Upaya Pemadaman Karhutla di Bromo, Kemenhut Tekankan Keselamatan Personel
Berita ini 62 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 11:07 WIB

Privasi Warga dan Batas Kewenangan Penyadapan dalam Hukum Indonesia

Selasa, 3 November 2026 - 11:08 WIB

Persatuan yang Sehat Justru Butuh Ruang untuk Kritik

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Pajak pada Produk Menstruasi, Beban Tersembunyi yang Masih Dipertanyakan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:05 WIB

Cuaca Ekstrem Masih Mengancam, BNPB Ingatkan Warga Aceh Tetap Waspada

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Badai Sempurna di Tanah Air, Ketika Banyak Krisis Saling Mengikat

Berita Terbaru

Babak playoff MPL ID Season 18 dibuka dengan hasil mengejutkan. Pada hari pertama di Surabaya, Rabu (4/11/2026), dua nama besar langsung tersingkir.

TEKNOLOGI

Shock Playoff MPL ID S18, ONIC dan EVOS Gugur di Hari Pertama

Kamis, 5 Nov 2026 - 11:03 WIB

Kepolisian Republik Indonesia menetapkan Kepala Staf Kepresidenan Jenderal Listyo Sigit Prabowo beserta dua perwira tinggi lainnya sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyadapan ilegal.

INTERNASIONAL

Polri Tetapkan Listyo Sigit dkk Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal

Rabu, 4 Nov 2026 - 11:31 WIB