Mobil Ekspedisi Melawan Arus Tabrak Keluarga di Jaksel, Bayi Berusia 6 Bulan Tewas

- Jurnalis

Selasa, 26 November 2024 - 21:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kecelakaan ini menjadi pengingat akan pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas demi keselamatan semua pengguna jalan

Kecelakaan ini menjadi pengingat akan pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas demi keselamatan semua pengguna jalan

JAKARTA, koranmetro.com – Sebuah kecelakaan tragis terjadi di Lenteng Agung, Jakarta Selatan, ketika sebuah mobil pikap jasa ekspedisi melaju melawan arus dan menabrak sepeda motor yang ditumpangi oleh sebuah keluarga. Insiden ini mengakibatkan seorang bayi berusia enam bulan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Kronologi Kejadian

Kecelakaan tersebut terjadi pada sore hari, saat keluarga tersebut sedang dalam perjalanan. Mobil ekspedisi yang melaju dengan kecepatan tinggi dan melawan arah tiba-tiba menabrak motor yang membawa orang tua dan bayi mereka. Akibat tabrakan yang keras, bayi tersebut mengalami cedera fatal dan dinyatakan meninggal dunia di tempat.

Baca Juga :  Pria di Sulsel Tega Sandera Anak Kandungnya Sendiri dan Sempat Ancam Akan Dibunuh

Reaksi dan Tindakan Pihak Berwenang

Kejadian ini memicu reaksi cepat dari pihak kepolisian yang segera melakukan penyelidikan. Mereka berjanji untuk menindak tegas pengemudi mobil ekspedisi yang melanggar aturan lalu lintas. Masyarakat juga menunjukkan kepedulian dan kemarahan terhadap insiden ini, menuntut agar keselamatan di jalan raya menjadi prioritas utama.

Baca Juga :  Penangkapan 7 Anggota Jaringan Narkoba Fredy Pratama, Langkah Besar dalam Memerangi Peredaran Narkoba

Kecelakaan ini menjadi pengingat akan pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas demi keselamatan semua pengguna jalan. Dengan adanya insiden tragis ini, diharapkan akan ada peningkatan kesadaran dan tindakan preventif untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.

Berita Terkait

WNI Alumni Kamboja Jadi Tersangka di Balik Sindikat Judol Internasional Hayam Wuruk
Penggerebekan Markas Judi Online Internasional di Jakarta, Mayoritas Korban Berasal dari Luar Negeri
Andi Gani Nena Wea, Tolak Framing Negatif yang Melemahkan Suara Buruh Indonesia
Larangan Live Streaming Anggota Polri Saat Bertugas, Profesionalisme atau Pembatasan Transparansi?
TNI Kirim Dua Personel ke Kamboja untuk Misi Pemantauan ASEAN, Wujud Komitmen Perdamaian Regional
Said Iqbal Sampaikan 11 Tuntutan Buruh ke Presiden Prabowo di May Day 2026, Pensiun Bebas Pajak Jadi Sorotan
DPR RI Desak Investigasi Transparan Tragedi Tabrakan Kereta di Bekasi Timur
Duka dari Misi Perdamaian, Satu Lagi Prajurit Indonesia Gugur di Lebanon
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 11:07 WIB

WNI Alumni Kamboja Jadi Tersangka di Balik Sindikat Judol Internasional Hayam Wuruk

Minggu, 10 Mei 2026 - 11:20 WIB

Penggerebekan Markas Judi Online Internasional di Jakarta, Mayoritas Korban Berasal dari Luar Negeri

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:27 WIB

Andi Gani Nena Wea, Tolak Framing Negatif yang Melemahkan Suara Buruh Indonesia

Selasa, 5 Mei 2026 - 11:14 WIB

Larangan Live Streaming Anggota Polri Saat Bertugas, Profesionalisme atau Pembatasan Transparansi?

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:52 WIB

TNI Kirim Dua Personel ke Kamboja untuk Misi Pemantauan ASEAN, Wujud Komitmen Perdamaian Regional

Berita Terbaru

Merkuri (mercury) sering kali menjadi bahan “ajaib” yang ditambahkan pada produk skincare, terutama krim pemutih wajah.

LIFE STYLE & ENTERTAINMENT

Waspada Merkuri dalam Skincare, Ancaman Tersembunyi yang Bisa Merusak Otak dan Organ Tubuh

Selasa, 12 Mei 2026 - 11:19 WIB