Terungkap, Presiden Suriah Assad Kabur ke Rusia

- Jurnalis

Senin, 9 Desember 2024 - 21:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suriah tengah menghadapi eskalasi pertempuran yang semakin intensif, dan rumor terbaru mengungkapkan bahwa Presiden Bashar al-Assad diduga telah melarikan diri ke Rusia.

Suriah tengah menghadapi eskalasi pertempuran yang semakin intensif, dan rumor terbaru mengungkapkan bahwa Presiden Bashar al-Assad diduga telah melarikan diri ke Rusia.

JAKARTA, koranmetro.com – Suriah tengah menghadapi eskalasi pertempuran yang semakin intensif, dan rumor terbaru mengungkapkan bahwa Presiden Bashar al-Assad diduga telah melarikan diri ke Rusia. Kabar ini mencuat setelah pasukan oposisi yang didukung Turki merebut beberapa wilayah penting, termasuk Bandara Internasional Aleppo dan sejumlah kota strategis di provinsi Idlib​.

Baca Juga :  Eksekusi Pemimpin Penipuan Besar di Iran, Kerugian $350 Juta yang Hancurkan Ribuan Warga

Seiring dengan kemajuan pemberontak, pasukan Suriah dilaporkan mulai terdesak, dan beberapa sumber tidak resmi menyebutkan bahwa Assad terbang menuju Rusia, yang selama ini menjadi sekutu utamanya. Situasi ini memunculkan spekulasi lebih lanjut mengenai masa depan rezim Assad, yang kini semakin terancam setelah hampir 13 tahun perang saudara​.

Baca Juga :  Usai Trump-Zelensky Cekcok di Gedung Putih

Kendati demikian, laporan ini belum dapat dipastikan sepenuhnya, dan pemerintah Suriah belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai keberadaan Assad. Meski demikian, kekacauan yang terjadi di Damaskus dan pergerakan pasukan yang terpecah memperburuk ketidakstabilan yang telah lama melanda negara tersebut​.

Berita Terkait

Ketegangan di Karibia, Kuba Siaga Hadapi Ancaman AS, Rusia Terancam Kerugian Besar Akibat Konflik Iran
Iran Rayakan Idul Fitri di Tengah Bayang-Bayang Konflik Berkepanjangan
Rencana Gulingkan Teheran yang Berbalik Menghantam Washington, Boomerang Geopolitik di Tengah Konflik AS-Iran
Air sebagai Senjata Diam, Penyulingan Air Laut Jadi Target Utama dalam Konflik Timur Tengah
Eskalasi Konflik AS-Iran, Pentagon Kerahkan Ribuan Marinir dan Kapal Serbu ke Timur Tengah
Dramatis di Selat Hormuz, Kapal Kargo Thailand Diserang, Oman Evakuasi 20 Awak
Trump Prediksi Akhiri Perang Iran dalam Waktu Dekat, Klaim Militer Tehran Telah Lumpuh Total
Iran Lancarkan Serangan Balasan Massif, Drone dan Rudal Hujani Israel serta Basis AS, Ledakan Guncang Yerusalem
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 24 Maret 2026 - 11:21 WIB

Ketegangan di Karibia, Kuba Siaga Hadapi Ancaman AS, Rusia Terancam Kerugian Besar Akibat Konflik Iran

Sabtu, 21 Maret 2026 - 11:40 WIB

Iran Rayakan Idul Fitri di Tengah Bayang-Bayang Konflik Berkepanjangan

Rabu, 18 Maret 2026 - 11:12 WIB

Rencana Gulingkan Teheran yang Berbalik Menghantam Washington, Boomerang Geopolitik di Tengah Konflik AS-Iran

Minggu, 15 Maret 2026 - 12:33 WIB

Air sebagai Senjata Diam, Penyulingan Air Laut Jadi Target Utama dalam Konflik Timur Tengah

Sabtu, 14 Maret 2026 - 12:06 WIB

Eskalasi Konflik AS-Iran, Pentagon Kerahkan Ribuan Marinir dan Kapal Serbu ke Timur Tengah

Berita Terbaru