Truk Besar Terguling Setelah Tabrak Gerbang Pelabuhan Bakauheni dengan Keras

- Jurnalis

Senin, 27 Januari 2025 - 21:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pihak kepolisian dan manajemen pelabuhan diharapkan dapat bekerja sama untuk memastikan keselamatan di area pelabuhan

Pihak kepolisian dan manajemen pelabuhan diharapkan dapat bekerja sama untuk memastikan keselamatan di area pelabuhan

JAKARTA, koranmetro.com – Sebuah truk besar dilaporkan terguling setelah menghantam keras gerbang masuk Pelabuhan Bakauheni, Lampung, pada Minggu pagi. Insiden ini menyebabkan kemacetan lalu lintas di area sekitar pelabuhan dan kerusakan parah pada fasilitas gerbang masuk.

Menurut saksi mata, truk yang membawa muatan berat itu melaju dengan kecepatan tinggi sebelum kehilangan kendali dan menabrak gerbang utama. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini, meskipun pengemudi truk mengalami luka ringan dan segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan.

Kronologi Kejadian

Kapolsek Kawasan Pelabuhan Bakauheni, AKP Dedi Santoso, menjelaskan bahwa kejadian bermula sekitar pukul 08.15 WIB. Truk yang diketahui mengangkut bahan bangunan melintas di jalur masuk pelabuhan. Diduga, rem truk mengalami kegagalan sehingga pengemudi tidak mampu mengendalikan kendaraan saat mendekati gerbang.

“Sopir truk mengaku bahwa rem kendaraan tiba-tiba blong saat hendak memasuki pelabuhan. Truk menabrak gerbang dengan keras dan akhirnya terguling ke sisi jalan,” ungkap AKP Dedi.

Baca Juga :  Sengketa Pilgub Bangka Belitung, MK Tolak Permohonan Anak Menko Yusril

Kecelakaan ini menyebabkan:

  1. Kerusakan Parah pada Gerbang Pelabuhan: Tiang dan atap gerbang masuk mengalami kerusakan berat akibat benturan.
  2. Kemacetan Lalu Lintas: Antrian kendaraan di area pelabuhan menjadi panjang karena proses evakuasi truk memakan waktu beberapa jam.
  3. Kerugian Material: Selain kerusakan pada gerbang, muatan truk juga tumpah, menyebabkan kerugian bagi pemilik barang.

Petugas pelabuhan dan aparat kepolisian segera mengamankan lokasi untuk mencegah kemacetan lebih lanjut. Tim evakuasi menggunakan alat berat untuk mengangkat truk yang terguling.

Hingga saat ini, polisi menduga penyebab utama kecelakaan adalah rem blong. Namun, penyelidikan lebih lanjut sedang dilakukan untuk memastikan kondisi teknis truk dan kelalaian pengemudi.

Baca Juga :  Jepang Berkomitmen Ambil Bagian dalam Pengembangan PLTP Muara Laboh

“Kami akan memeriksa kondisi kendaraan secara menyeluruh, termasuk muatan dan surat kelengkapannya. Jika ditemukan pelanggaran, pemilik kendaraan dan sopir akan dimintai pertanggungjawaban,” tambah AKP Dedi.

Pihak manajemen Pelabuhan Bakauheni menyatakan keprihatinan atas insiden ini dan berjanji untuk segera memperbaiki fasilitas yang rusak. “Kami akan meningkatkan pengawasan di pintu masuk pelabuhan untuk mencegah insiden serupa terjadi di masa depan,” ujar salah satu perwakilan pelabuhan.

Kecelakaan truk besar di Pelabuhan Bakauheni ini menjadi pengingat akan pentingnya pemeriksaan rutin kendaraan berat, terutama yang membawa muatan besar. Meski tidak ada korban jiwa, kerusakan yang ditimbulkan cukup signifikan, baik dari sisi material maupun kelancaran operasional pelabuhan.

Pihak kepolisian dan manajemen pelabuhan diharapkan dapat bekerja sama untuk memastikan keselamatan di area pelabuhan, termasuk pengaturan lalu lintas dan inspeksi kendaraan.

Berita Terkait

WNI Alumni Kamboja Jadi Tersangka di Balik Sindikat Judol Internasional Hayam Wuruk
Penggerebekan Markas Judi Online Internasional di Jakarta, Mayoritas Korban Berasal dari Luar Negeri
Andi Gani Nena Wea, Tolak Framing Negatif yang Melemahkan Suara Buruh Indonesia
Larangan Live Streaming Anggota Polri Saat Bertugas, Profesionalisme atau Pembatasan Transparansi?
TNI Kirim Dua Personel ke Kamboja untuk Misi Pemantauan ASEAN, Wujud Komitmen Perdamaian Regional
Said Iqbal Sampaikan 11 Tuntutan Buruh ke Presiden Prabowo di May Day 2026, Pensiun Bebas Pajak Jadi Sorotan
DPR RI Desak Investigasi Transparan Tragedi Tabrakan Kereta di Bekasi Timur
Duka dari Misi Perdamaian, Satu Lagi Prajurit Indonesia Gugur di Lebanon
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 11:07 WIB

WNI Alumni Kamboja Jadi Tersangka di Balik Sindikat Judol Internasional Hayam Wuruk

Minggu, 10 Mei 2026 - 11:20 WIB

Penggerebekan Markas Judi Online Internasional di Jakarta, Mayoritas Korban Berasal dari Luar Negeri

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:27 WIB

Andi Gani Nena Wea, Tolak Framing Negatif yang Melemahkan Suara Buruh Indonesia

Selasa, 5 Mei 2026 - 11:14 WIB

Larangan Live Streaming Anggota Polri Saat Bertugas, Profesionalisme atau Pembatasan Transparansi?

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:52 WIB

TNI Kirim Dua Personel ke Kamboja untuk Misi Pemantauan ASEAN, Wujud Komitmen Perdamaian Regional

Berita Terbaru

Merkuri (mercury) sering kali menjadi bahan “ajaib” yang ditambahkan pada produk skincare, terutama krim pemutih wajah.

LIFE STYLE & ENTERTAINMENT

Waspada Merkuri dalam Skincare, Ancaman Tersembunyi yang Bisa Merusak Otak dan Organ Tubuh

Selasa, 12 Mei 2026 - 11:19 WIB