Ribuan Masyarakat Demo Darurat Indonesia, Mulai Kepung Gedung DPR

- Jurnalis

Kamis, 22 Agustus 2024 - 14:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ribuan massa dari berbagai elemen masyarakat sipil mulai memadati Jalan Gotot Subroto, Jakarta, untuk menggelar aksi demonstrasi yang dikenal sebagai Demo Darurat Indonesia.

ribuan massa dari berbagai elemen masyarakat sipil mulai memadati Jalan Gotot Subroto, Jakarta, untuk menggelar aksi demonstrasi yang dikenal sebagai Demo Darurat Indonesia.

JAKARTA, koranmetro.com – Hari ini, Kamis (22/8/2024), ribuan massa dari berbagai elemen masyarakat sipil mulai memadati Jalan Gotot Subroto, Jakarta, untuk menggelar aksi demonstrasi yang dikenal sebagai Demo Darurat Indonesia. Aksi ini dipicu oleh penolakan terhadap pengesahan Revisi Undang-Undang (UU) Pilkada yang sedang dibahas oleh DPR RI. 

Latar Belakang Aksi

Demo ini merupakan bagian dari gerakan yang viral di media sosial, di mana para demonstran mengekspresikan ketidakpuasan mereka terhadap langkah DPR yang dianggap mengabaikan putusan Mahkamah Konstitusi (MK). Para peserta aksi terdiri dari buruh, mahasiswa, dan aktivis yang membawa spanduk dan atribut sebagai bentuk protes .

Baca Juga :  Truk Besar Terguling Setelah Tabrak Gerbang Pelabuhan Bakauheni dengan Keras

Situasi di Lokasi

Massa mulai berkumpul di depan Gedung DPR RI, dan situasi di lokasi terlihat ramai. Puluhan anggota polisi dikerahkan untuk menjaga keamanan, dengan barier beton dan kawat berduri dipasang di sekitar area demonstrasi. Aksi ini diharapkan dapat menarik perhatian pemerintah dan DPR untuk mendengarkan aspirasi masyarakat.

Ancaman Boikot Pilkada

Dalam aksi ini, para demonstran juga mengancam akan memboikot Pilkada Serentak 2024 jika DPR tetap mengabaikan putusan MK. Hal ini menunjukkan betapa seriusnya tuntutan mereka dan komitmen untuk memperjuangkan hak-hak demokrasi.

Baca Juga :  KPK Menghadapi Tantangan Usut Korupsi yang Melibatkan Anggota TNI Pasca Putusan MK

Kesimpulan

Demo Darurat Indonesia yang berlangsung hari ini mencerminkan ketidakpuasan masyarakat terhadap kebijakan pemerintah dan DPR. Dengan ribuan orang yang turun ke jalan, aksi ini menjadi salah satu momen penting dalam dinamika politik Indonesia saat ini. Para peserta berharap agar suara mereka didengar dan diperhatikan oleh para pengambil keputusan.

Berita Terkait

Lowongan Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Terbuka, Dijamin Tanpa Calo dan Ordal
Modus Mengerikan Bupati Tulungagung, Memeras Bawahan dengan Ancaman Mutasi dan Penurunan Jabatan
Laut Indonesia Lebih Vital dari Selat Hormuz, Prabowo Ingatkan Strategi Maritim Nasional
WFH Setiap Jumat Wajib Diterapkan, Wamendagri Tegaskan Instruksi Keras kepada Gubernur Kalsel
Respons Komdigi atas Pembatasan Konten Magdalene, Tindak Lanjut Aduan Masyarakat, Bukan Sensor
Duka Pahlawan Perdamaian, Indonesia Kecam Keras Serangan di Lebanon dan Desak PBB Ambil Tindakan Nyata
Dari Vonis Bebas hingga Dugaan Intimidasi, Komisi III DPR Bedah Polemik Kasus Videografer Amsal Sitepu
Duka Mendalam dari Lebanon, Gugurnya Tiga Prajurit TNI dan Seruan Indonesia untuk Rapat Darurat Dewan Keamanan PBB
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 11:13 WIB

Lowongan Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Terbuka, Dijamin Tanpa Calo dan Ordal

Selasa, 14 April 2026 - 11:25 WIB

Modus Mengerikan Bupati Tulungagung, Memeras Bawahan dengan Ancaman Mutasi dan Penurunan Jabatan

Minggu, 12 April 2026 - 11:25 WIB

Laut Indonesia Lebih Vital dari Selat Hormuz, Prabowo Ingatkan Strategi Maritim Nasional

Kamis, 9 April 2026 - 12:26 WIB

WFH Setiap Jumat Wajib Diterapkan, Wamendagri Tegaskan Instruksi Keras kepada Gubernur Kalsel

Rabu, 8 April 2026 - 11:09 WIB

Respons Komdigi atas Pembatasan Konten Magdalene, Tindak Lanjut Aduan Masyarakat, Bukan Sensor

Berita Terbaru