DPR Usulkan Tax Amnesty Jilid III Sebagai Solusi Pendanaan Proyek Prabowo

- Jurnalis

Rabu, 20 November 2024 - 20:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Indonesia telah mengusulkan pelaksanaan Tax Amnesty Jilid III

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Indonesia telah mengusulkan pelaksanaan Tax Amnesty Jilid III

JAKARTA, koranmetro.com – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Indonesia telah mengusulkan pelaksanaan Tax Amnesty Jilid III. Bebagai salah satu opsi untuk mendanai proyek-proyek yang dipimpin oleh Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Rencana ini muncul di tengah upaya pemerintah untuk meningkatkan penerimaan negara dan mendukung berbagai inisiatif pembangunan.

Program pengampunan pajak ini direncanakan akan dimasukkan dalam Prolegnas Prioritas 2025. Dengan harapan dapat memberikan kesempatan bagi wajib pajak untuk melaporkan harta yang belum dilaporkan tanpa dikenakan sanksi.

Baca Juga :  KPK Menginvestigasi Pengurus Gerindra Terkait Kasus Korupsi Bupati Situbondo

Ketua Komisi XI DPR menyatakan bahwa langkah ini diharapkan dapat menarik lebih banyak dana untuk proyek-proyek strategis, termasuk yang terkait dengan pertahanan dan keamanan.Dengan adanya Tax Amnesty Jilid III, DPR berharap dapat menciptakan iklim yang lebih baik bagi investasi dan meningkatkan kepatuhan pajak di Indonesia.

Baca Juga :  Kompolnas Berharap Polda Segera Menyelesaikan Kasus Pidana-Etik Semarang Pekan Ini

Rencana ini juga diharapkan dapat membantu pemerintah dalam mengatasi tantangan fiskal yang dihadapi saat ini. Serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Berita Terkait

Ironi Penegak Hukum, Polisi Terlibat Narkoba, Gaya Hidup Mewah Jadi Biang Kerok Utama
Optimistis! Prabowo Targetkan Indonesia Mandiri Energi dalam Empat Tahun
Menghentikan Anak dari Medsos, Benteng Orang Tua Melawan Raksasa Algoritma yang Rakus Perhatian
Delpedro Marhaen, Vonis Bebas sebagai Simbol Kemerdekaan Kritik di Era Demokrasi Indonesia
Jusuf Kalla Peringatkan, Subsidi Energi Berpotensi Membengkak Parah Akibat Eskalasi Perang di Iran
Misteri Di Balik Sebutan “Kandang Banteng” untuk Jawa Tengah
PDI Perjuangan Rayakan Milad ke-53, Konsolidasi Kekuatan di Tengah Tantangan Bangsa
Mengapa Chromebook Sulit Digunakan di Wilayah 3T? Penjelasan dari Mantan Dirjen Dikdasmen
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 11:41 WIB

Ironi Penegak Hukum, Polisi Terlibat Narkoba, Gaya Hidup Mewah Jadi Biang Kerok Utama

Kamis, 12 Maret 2026 - 11:14 WIB

Optimistis! Prabowo Targetkan Indonesia Mandiri Energi dalam Empat Tahun

Selasa, 10 Maret 2026 - 11:36 WIB

Menghentikan Anak dari Medsos, Benteng Orang Tua Melawan Raksasa Algoritma yang Rakus Perhatian

Minggu, 8 Maret 2026 - 11:12 WIB

Delpedro Marhaen, Vonis Bebas sebagai Simbol Kemerdekaan Kritik di Era Demokrasi Indonesia

Sabtu, 7 Maret 2026 - 11:20 WIB

Jusuf Kalla Peringatkan, Subsidi Energi Berpotensi Membengkak Parah Akibat Eskalasi Perang di Iran

Berita Terbaru