Gibran Rakabuming Raka, Menyongsong Masa Depan Indonesia Melalui Bonus Demografi dan Film Animasi

- Jurnalis

Minggu, 20 April 2025 - 14:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka baru-baru ini menyampaikan pandangannya mengenai tantangan dan peluang yang dihadapi Indonesia,

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka baru-baru ini menyampaikan pandangannya mengenai tantangan dan peluang yang dihadapi Indonesia,

JAKARTA, koranmetro.com – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka baru-baru ini menyampaikan pandangannya mengenai tantangan dan peluang yang dihadapi Indonesia, terutama dalam konteks bonus demografi dan perkembangan industri kreatif, seperti film animasi. Dalam pidatonya, Gibran menekankan bahwa Indonesia berada di titik krusial, di mana jumlah penduduk usia produktif akan meningkat secara signifikan dalam beberapa tahun ke depan. Ia mengingatkan bahwa momen ini adalah kesempatan emas yang tidak akan terulang, dan generasi muda harus siap untuk mengambil peran penting dalam membangun masa depan bangsa.

Baca Juga :  Donald Trump Sukses Menang Pilpres AS 2024 dengan Lebih dari 270 Suara Elektoral

Gibran juga mengapresiasi kesuksesan film animasi “Jumbo,” yang ia sebut sebagai penanda era baru dalam industri animasi Indonesia. Film ini tidak hanya menunjukkan potensi kreatif anak bangsa, tetapi juga menjadi simbol harapan bagi industri yang sedang berkembang. Dengan dukungan yang tepat, Gibran percaya bahwa industri animasi dapat menjadi salah satu pilar ekonomi kreatif yang memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Ia mendorong generasi muda untuk berinovasi dan beradaptasi dengan perubahan zaman, agar dapat bersaing di tingkat global.

Dalam menghadapi tantangan global seperti perang dagang dan perubahan iklim, Gibran menekankan pentingnya kolaborasi dan semangat kewirausahaan di kalangan generasi muda. Ia percaya bahwa kunci untuk menghadapi era kompetisi bukan hanya terletak pada kekuatan, tetapi juga pada kemampuan untuk beradaptasi dan belajar dengan cepat. Dengan memanfaatkan bonus demografi dan memajukan industri kreatif, Gibran optimis bahwa Indonesia dapat mencapai kemajuan yang signifikan dan menjadi pemain utama di kancah internasional.

Berita Terkait

Bareskrim Pulangkan WNI Korban Penyekapan di Malaysia, Diduga Terlibat Sindikat Timah Ilegal
Prabowo Tegaskan APBN sebagai Instrumen Utama untuk Kesejahteraan dan Perlindungan Rakyat
Fondasi Sawah, Kekuatan Ekonomi Indonesia yang Sejati
KPK Dalami Peran Ajudan dalam Penerimaan Gratifikasi Bupati Pekalongan Fadia Arafiq
WNI Alumni Kamboja Jadi Tersangka di Balik Sindikat Judol Internasional Hayam Wuruk
Penggerebekan Markas Judi Online Internasional di Jakarta, Mayoritas Korban Berasal dari Luar Negeri
Andi Gani Nena Wea, Tolak Framing Negatif yang Melemahkan Suara Buruh Indonesia
Larangan Live Streaming Anggota Polri Saat Bertugas, Profesionalisme atau Pembatasan Transparansi?
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 11:33 WIB

Bareskrim Pulangkan WNI Korban Penyekapan di Malaysia, Diduga Terlibat Sindikat Timah Ilegal

Rabu, 20 Mei 2026 - 11:17 WIB

Prabowo Tegaskan APBN sebagai Instrumen Utama untuk Kesejahteraan dan Perlindungan Rakyat

Senin, 18 Mei 2026 - 11:22 WIB

Fondasi Sawah, Kekuatan Ekonomi Indonesia yang Sejati

Rabu, 13 Mei 2026 - 11:31 WIB

KPK Dalami Peran Ajudan dalam Penerimaan Gratifikasi Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

Senin, 11 Mei 2026 - 11:07 WIB

WNI Alumni Kamboja Jadi Tersangka di Balik Sindikat Judol Internasional Hayam Wuruk

Berita Terbaru

LIFE STYLE & ENTERTAINMENT

4 Shio yang Bakal Dimudahkan Rezeki dan Jalan Hidupnya pada 22 Mei 2026

Jumat, 22 Mei 2026 - 11:15 WIB