Kabupaten Bandung Diguncang Gempa Magnitudo 5,0

- Jurnalis

Rabu, 18 September 2024 - 18:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Bandung kembali diguncang gempa bumi dengan magnitudo 5,0.

Kabupaten Bandung kembali diguncang gempa bumi dengan magnitudo 5,0.

JAKARTA, koranmetro.com – Kabupaten Bandung kembali diguncang gempa bumi dengan magnitudo 5,0. Menurut informasi yang disampaikan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada pukul 14:30 WIB dengan pusat gempa terletak pada kedalaman 10 km, sekitar 20 km barat daya Kota Bandung.

Getaran gempa dirasakan cukup kuat di sejumlah wilayah, termasuk Kota Bandung dan sekitarnya. Banyak warga yang berhamburan keluar rumah dan gedung perkantoran untuk menghindari kemungkinan setelah gempa. Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai kerusakan infrastruktur atau korban jiwa.

Baca Juga :  Mendagri Peringatkan Kepala Daerah, Ketidakhadiran dalam Retreat Akan Berdampak Negatif

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti informasi terbaru terkait kondisi seismik di daerah tersebut. Masyarakat juga disarankan untuk memeriksa kembali keamanan bangunan dan menghindari area yang rawan.

Pihak pemerintah setempat telah mengaktifkan tim penanggulangan bencana untuk memantau situasi dan memberikan bantuan jika diperlukan. Dalam pernyataannya, Bupati Bandung menyampaikan harapannya agar masyarakat tetap tenang dan tidak panik.

Baca Juga :  Anak 13 Tahun di Batam Dianiaya Ibu Kandung Karena Menyembunyikan Handphone

Sementara itu, para ahli geologi memperingatkan bahwa wilayah Bandung, yang terletak di daerah seismik aktif, harus selalu siap menghadapi kemungkinan gempa bumi. Mereka juga mengingatkan pentingnya edukasi masyarakat tentang langkah-langkah yang harus diambil saat terjadi gempa.

Berita Terkait

Laut Indonesia Lebih Vital dari Selat Hormuz, Prabowo Ingatkan Strategi Maritim Nasional
WFH Setiap Jumat Wajib Diterapkan, Wamendagri Tegaskan Instruksi Keras kepada Gubernur Kalsel
Respons Komdigi atas Pembatasan Konten Magdalene, Tindak Lanjut Aduan Masyarakat, Bukan Sensor
Duka Pahlawan Perdamaian, Indonesia Kecam Keras Serangan di Lebanon dan Desak PBB Ambil Tindakan Nyata
Dari Vonis Bebas hingga Dugaan Intimidasi, Komisi III DPR Bedah Polemik Kasus Videografer Amsal Sitepu
Duka Mendalam dari Lebanon, Gugurnya Tiga Prajurit TNI dan Seruan Indonesia untuk Rapat Darurat Dewan Keamanan PBB
Sejarah Megalodon, Hiu Raksasa Purba yang Pernah Menguasai Lautan Purba, dan Jejaknya di Museum Megalodon
Nadiem Makarim Jalani Operasi Keempat di Tengah Hari Raya, Tetap Hadir dalam Sidang Kasus Dugaan Korupsi Chromebook
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 11:25 WIB

Laut Indonesia Lebih Vital dari Selat Hormuz, Prabowo Ingatkan Strategi Maritim Nasional

Rabu, 8 April 2026 - 11:09 WIB

Respons Komdigi atas Pembatasan Konten Magdalene, Tindak Lanjut Aduan Masyarakat, Bukan Sensor

Senin, 6 April 2026 - 11:52 WIB

Duka Pahlawan Perdamaian, Indonesia Kecam Keras Serangan di Lebanon dan Desak PBB Ambil Tindakan Nyata

Jumat, 3 April 2026 - 11:25 WIB

Dari Vonis Bebas hingga Dugaan Intimidasi, Komisi III DPR Bedah Polemik Kasus Videografer Amsal Sitepu

Rabu, 1 April 2026 - 11:10 WIB

Duka Mendalam dari Lebanon, Gugurnya Tiga Prajurit TNI dan Seruan Indonesia untuk Rapat Darurat Dewan Keamanan PBB

Berita Terbaru

Di antara beragam jenis batik yang ada di Indonesia, Batik Peranakan menempati posisi yang sangat istimewa.

LIFE STYLE & ENTERTAINMENT

Batik Peranakan, Keindahan Perpaduan Harmonis Budaya Tionghoa dan Jawa

Minggu, 12 Apr 2026 - 11:40 WIB