Presiden Rusia Bertemu Pejabat Korut, Putin Sampaikan Terima Kasih atas Dukungan Korea Utara

- Jurnalis

Sabtu, 1 Maret 2025 - 19:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Rusia Vladimir Putin bertemu dengan pejabat tinggi Korea Utara dalam pertemuan yang semakin memperkuat hubungan bilateral antara kedua negara.

Presiden Rusia Vladimir Putin bertemu dengan pejabat tinggi Korea Utara dalam pertemuan yang semakin memperkuat hubungan bilateral antara kedua negara.

JAKARTA, koranmetro.com – Presiden Rusia Vladimir Putin bertemu dengan pejabat tinggi Korea Utara dalam pertemuan yang semakin memperkuat hubungan bilateral antara kedua negara. Dalam kesempatan tersebut, Putin menyampaikan terima kasih kepada Korea Utara atas dukungan yang diberikan kepada Rusia dalam berbagai aspek, termasuk kerja sama politik dan militer.

Pertemuan Strategis Rusia-Korea Utara

Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya Rusia untuk menjalin hubungan lebih erat dengan Korea Utara, terutama di tengah isolasi yang semakin meningkat dari negara-negara Barat akibat konflik di Ukraina. Korea Utara, yang juga menghadapi sanksi internasional, telah menunjukkan dukungan terhadap Rusia dalam berbagai forum global.

Dalam beberapa bulan terakhir, laporan menyebutkan bahwa kedua negara sedang meningkatkan kerja sama dalam sektor perdagangan, pertahanan, dan teknologi militer. Pyongyang diduga telah memberikan bantuan kepada Moskow, baik dalam bentuk dukungan diplomatik maupun kemungkinan pengiriman peralatan militer.

Baca Juga :  Momen Viral, Brigitte Macron Menolak Uluran Tangan Emmanuel di Depan Kerajaan Inggris

Putin Beri Apresiasi untuk Korea Utara

Dalam pertemuan ini, Putin secara langsung menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pemerintah Korea Utara atas dukungan mereka terhadap Rusia. Meskipun rincian kerja sama kedua negara belum diumumkan secara terbuka, banyak analis memperkirakan bahwa pertemuan ini menjadi bagian dari strategi Moskow untuk memperkuat aliansi di tengah meningkatnya tekanan dari negara-negara Barat.

Selain itu, hubungan yang lebih erat antara Rusia dan Korea Utara juga menandakan potensi kerja sama di bidang ekonomi dan energi, yang dapat saling menguntungkan kedua negara. Rusia memiliki sumber daya energi yang besar, sementara Korea Utara membutuhkan dukungan ekonomi dan teknologi.

Baca Juga :  Jerman Siap Salurkan Bantuan Militer Senilai Rp2,9 Triliun untuk Ukraina

Implikasi Global dari Pertemuan Ini

Pertemuan antara Putin dan pejabat Korea Utara ini dipandang sebagai sinyal kuat bahwa Rusia ingin memperluas jaringan mitranya di tengah ketegangan geopolitik yang semakin meningkat. Dengan mendekatkan diri ke Pyongyang, Moskow tidak hanya mendapatkan dukungan politik, tetapi juga memperluas opsi strategisnya dalam menghadapi tekanan dari negara-negara Barat.

Namun, kerja sama ini juga menimbulkan kekhawatiran di kalangan negara-negara seperti Amerika Serikat, Korea Selatan, dan sekutu NATO, yang terus mengawasi hubungan antara Rusia dan Korea Utara dengan penuh kewaspadaan.

Berita Terkait

Polri Tetapkan Listyo Sigit dkk Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal
Pemilu Sela AS 2026, Kontrol Kongres Jadi Taruhan Besar bagi Pemerintahan Trump
AS Setujui 500 Rudal Patriot untuk Ukraina, namun Pengiriman Masih Lama
Singapura Panggil Eksekutif Perusahaan Terkait Kabut Asap Karhutla, Dipimpin Tiga Menteri
Peringatan Intelijen AS, Ancaman terhadap Personel Amerika di Timur Tengah Meningkat
Dua Kerentanan Kritis PHP Ditemukan AI, Puluhan Persen Situs Dunia Ambil Langkah Darurat
Kerusuhan Melanda Perancis, Demo Biaya Hidup Berujung Penjarahan dan Kerusakan Massal
Serangan Rudal Houthi Hantam Istana Al-Maashiq di Aden, Lima Tewas dan 16 Luka-luka
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 11:31 WIB

Polri Tetapkan Listyo Sigit dkk Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal

Rabu, 4 November 2026 - 11:21 WIB

Pemilu Sela AS 2026, Kontrol Kongres Jadi Taruhan Besar bagi Pemerintahan Trump

Minggu, 1 November 2026 - 11:08 WIB

AS Setujui 500 Rudal Patriot untuk Ukraina, namun Pengiriman Masih Lama

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:08 WIB

Singapura Panggil Eksekutif Perusahaan Terkait Kabut Asap Karhutla, Dipimpin Tiga Menteri

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Peringatan Intelijen AS, Ancaman terhadap Personel Amerika di Timur Tengah Meningkat

Berita Terbaru

Kepolisian Republik Indonesia menetapkan Kepala Staf Kepresidenan Jenderal Listyo Sigit Prabowo beserta dua perwira tinggi lainnya sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyadapan ilegal.

INTERNASIONAL

Polri Tetapkan Listyo Sigit dkk Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal

Rabu, 4 Nov 2026 - 11:31 WIB

Persatuan sering dipahami sebagai kesamaan sikap dan absennya perbedaan pendapat.

NASIONAL

Persatuan yang Sehat Justru Butuh Ruang untuk Kritik

Selasa, 3 Nov 2026 - 11:08 WIB