Puan Maharani Dorong Profesionalisme TNI sebagai Pilar Penjaga Demokrasi

- Jurnalis

Minggu, 5 Oktober 2025 - 13:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPR RI, Puan Maharani, menegaskan pentingnya peran Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam menjaga stabilitas negara dan kualitas demokrasi.

Ketua DPR RI, Puan Maharani, menegaskan pentingnya peran Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam menjaga stabilitas negara dan kualitas demokrasi.

JAKARTA, koranmetro.com – Ketua DPR RI, Puan Maharani, menegaskan pentingnya peran Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam menjaga stabilitas negara dan kualitas demokrasi. Dalam pernyataannya, ia berharap TNI semakin profesional dalam menjalankan tugas dan fungsinya sehingga kehidupan demokrasi di Indonesia dapat terus terjamin.

Menurut Puan, TNI bukan hanya garda terdepan dalam mempertahankan kedaulatan negara, tetapi juga bagian penting dalam menjaga keamanan nasional di tengah dinamika politik dan sosial yang terus berkembang. Profesionalisme TNI, kata dia, menjadi faktor kunci agar lembaga ini tetap dipercaya masyarakat sekaligus netral dari kepentingan politik praktis.

Baca Juga :  Banjir Bandang Melanda Wilayah Tapanuli Selatan, Dua Warga Meninggal Dunia

Puan menekankan bahwa demokrasi tidak bisa berjalan dengan baik tanpa adanya rasa aman dan ketertiban. Kehadiran TNI yang disiplin, modern, dan menjunjung tinggi nilai-nilai konstitusi akan menjadi pondasi kokoh bagi tumbuhnya demokrasi yang sehat.

Lebih lanjut, ia juga mendorong peningkatan kesejahteraan prajurit, modernisasi alutsista, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia TNI agar mampu menghadapi tantangan zaman, mulai dari ancaman siber hingga dinamika geopolitik global.

Baca Juga :  Bareskrim Polri Duga Terjadi Pemalsuan SHGB-SHM di Pagar Laut Tangerang

“Profesionalisme TNI harus terus dijaga, karena hanya dengan TNI yang kuat dan netral, demokrasi kita bisa tumbuh dengan sehat dan berkelanjutan,” ujar Puan.

Pernyataan Puan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa demokrasi Indonesia tidak hanya ditopang oleh institusi politik, tetapi juga oleh aparat pertahanan yang menjaga keamanan serta tetap berada dalam koridor konstitusi.

Berita Terkait

WNI Alumni Kamboja Jadi Tersangka di Balik Sindikat Judol Internasional Hayam Wuruk
Penggerebekan Markas Judi Online Internasional di Jakarta, Mayoritas Korban Berasal dari Luar Negeri
Andi Gani Nena Wea, Tolak Framing Negatif yang Melemahkan Suara Buruh Indonesia
Larangan Live Streaming Anggota Polri Saat Bertugas, Profesionalisme atau Pembatasan Transparansi?
TNI Kirim Dua Personel ke Kamboja untuk Misi Pemantauan ASEAN, Wujud Komitmen Perdamaian Regional
Said Iqbal Sampaikan 11 Tuntutan Buruh ke Presiden Prabowo di May Day 2026, Pensiun Bebas Pajak Jadi Sorotan
DPR RI Desak Investigasi Transparan Tragedi Tabrakan Kereta di Bekasi Timur
Duka dari Misi Perdamaian, Satu Lagi Prajurit Indonesia Gugur di Lebanon
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 11:07 WIB

WNI Alumni Kamboja Jadi Tersangka di Balik Sindikat Judol Internasional Hayam Wuruk

Minggu, 10 Mei 2026 - 11:20 WIB

Penggerebekan Markas Judi Online Internasional di Jakarta, Mayoritas Korban Berasal dari Luar Negeri

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:27 WIB

Andi Gani Nena Wea, Tolak Framing Negatif yang Melemahkan Suara Buruh Indonesia

Selasa, 5 Mei 2026 - 11:14 WIB

Larangan Live Streaming Anggota Polri Saat Bertugas, Profesionalisme atau Pembatasan Transparansi?

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:52 WIB

TNI Kirim Dua Personel ke Kamboja untuk Misi Pemantauan ASEAN, Wujud Komitmen Perdamaian Regional

Berita Terbaru

Merkuri (mercury) sering kali menjadi bahan “ajaib” yang ditambahkan pada produk skincare, terutama krim pemutih wajah.

LIFE STYLE & ENTERTAINMENT

Waspada Merkuri dalam Skincare, Ancaman Tersembunyi yang Bisa Merusak Otak dan Organ Tubuh

Selasa, 12 Mei 2026 - 11:19 WIB