Total Peserta Retret Kepala Daerah Gelombang Dua 84 Orang

- Jurnalis

Minggu, 22 Juni 2025 - 16:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebanyak 84 kepala daerah tercatat mengikuti retret gelombang kedua yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bekerja sama dengan lembaga pembinaan kepemimpinan nasional.

Sebanyak 84 kepala daerah tercatat mengikuti retret gelombang kedua yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bekerja sama dengan lembaga pembinaan kepemimpinan nasional.

JAKARTA, koranmetro.com – Sebanyak 84 kepala daerah tercatat mengikuti retret gelombang kedua yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bekerja sama dengan lembaga pembinaan kepemimpinan nasional. Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari gelombang pertama yang telah sukses dilaksanakan beberapa waktu lalu, sebagai bagian dari upaya memperkuat integritas, visi kebangsaan, dan etika kepemimpinan pejabat publik.

Retret ini diselenggarakan di sebuah pusat pelatihan terpadu yang berlokasi di kawasan pegunungan sejuk, memberikan suasana kondusif untuk refleksi diri dan pematangan visi. Selama beberapa hari, para peserta menjalani sesi pembekalan bertema kepemimpinan transformatif, pelayanan publik yang berintegritas, serta nilai-nilai kebangsaan dan anti korupsi.

Baca Juga :  Kendala yang Dihadapi Yusril dalam Pemindahan Terpidana Bali Nine ke Australia

Menurut pernyataan resmi dari pihak penyelenggara, gelombang kedua ini melibatkan kepala daerah dari berbagai tingkatan, termasuk bupati, wali kota, serta wakil kepala daerah dari sejumlah provinsi di Indonesia. Mereka diseleksi berdasarkan kesiapan administratif dan jadwal pemerintahan daerah masing-masing agar tidak mengganggu pelayanan publik.

Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri, dalam sambutannya, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pelatihan biasa. “Ini adalah ruang kontemplasi dan penyelarasan, agar para pemimpin daerah tidak hanya bekerja keras, tetapi juga bekerja dengan hati dan integritas,” tegasnya.

Baca Juga :  Prabowo, Orangtua Saya Sangat Dekat dengan Pendiri Malaysia

Retret ini mendapat tanggapan positif dari peserta. Banyak yang mengapresiasi format kegiatan yang membebaskan mereka dari rutinitas birokrasi untuk sejenak merenungi tanggung jawab besar sebagai pelayan masyarakat. Beberapa kepala daerah bahkan mengusulkan agar program semacam ini dilakukan secara berkala sebagai bagian dari penguatan etika jabatan.

Dengan total 84 peserta, retret gelombang kedua ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata dalam memperkuat moralitas kepemimpinan di tingkat lokal, sekaligus mendorong terciptanya pemerintahan daerah yang lebih bersih, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan.

Berita Terkait

WNI Alumni Kamboja Jadi Tersangka di Balik Sindikat Judol Internasional Hayam Wuruk
Penggerebekan Markas Judi Online Internasional di Jakarta, Mayoritas Korban Berasal dari Luar Negeri
Andi Gani Nena Wea, Tolak Framing Negatif yang Melemahkan Suara Buruh Indonesia
Larangan Live Streaming Anggota Polri Saat Bertugas, Profesionalisme atau Pembatasan Transparansi?
TNI Kirim Dua Personel ke Kamboja untuk Misi Pemantauan ASEAN, Wujud Komitmen Perdamaian Regional
Said Iqbal Sampaikan 11 Tuntutan Buruh ke Presiden Prabowo di May Day 2026, Pensiun Bebas Pajak Jadi Sorotan
DPR RI Desak Investigasi Transparan Tragedi Tabrakan Kereta di Bekasi Timur
Duka dari Misi Perdamaian, Satu Lagi Prajurit Indonesia Gugur di Lebanon
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 11:07 WIB

WNI Alumni Kamboja Jadi Tersangka di Balik Sindikat Judol Internasional Hayam Wuruk

Minggu, 10 Mei 2026 - 11:20 WIB

Penggerebekan Markas Judi Online Internasional di Jakarta, Mayoritas Korban Berasal dari Luar Negeri

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:27 WIB

Andi Gani Nena Wea, Tolak Framing Negatif yang Melemahkan Suara Buruh Indonesia

Selasa, 5 Mei 2026 - 11:14 WIB

Larangan Live Streaming Anggota Polri Saat Bertugas, Profesionalisme atau Pembatasan Transparansi?

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:52 WIB

TNI Kirim Dua Personel ke Kamboja untuk Misi Pemantauan ASEAN, Wujud Komitmen Perdamaian Regional

Berita Terbaru

Merkuri (mercury) sering kali menjadi bahan “ajaib” yang ditambahkan pada produk skincare, terutama krim pemutih wajah.

LIFE STYLE & ENTERTAINMENT

Waspada Merkuri dalam Skincare, Ancaman Tersembunyi yang Bisa Merusak Otak dan Organ Tubuh

Selasa, 12 Mei 2026 - 11:19 WIB