KSAD Maruli Tegaskan TNI AD Siap Amankan Pelantikan Presiden

- Jurnalis

Kamis, 10 Oktober 2024 - 15:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Agus Subiyanto Maruli, secara resmi menyatakan bahwa Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) telah siap untuk mengamankan proses pelantikan presiden yang akan datang.

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Agus Subiyanto Maruli, secara resmi menyatakan bahwa Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) telah siap untuk mengamankan proses pelantikan presiden yang akan datang.

JAKARTA, koranmetro – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Agus Subiyanto Maruli, secara resmi menyatakan bahwa Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) telah siap untuk mengamankan proses pelantikan presiden yang akan datang. Dalam konferensi pers yang digelar di Markas Besar TNI AD, Maruli menekankan pentingnya peran TNI AD dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama acara yang diharapkan dapat berlangsung dengan lancar dan damai.

Kesiapan TNI AD

Dalam pernyataannya, Maruli menjelaskan bahwa TNI AD telah melakukan persiapan matang, termasuk melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian dan instansi terkait lainnya. “Kami telah menyiapkan semua sumber daya yang diperlukan untuk memastikan keamanan, baik di dalam maupun di luar lokasi pelantikan,” ungkapnya.

Maruli juga mengungkapkan bahwa TNI AD akan mengerahkan prajurit terbaiknya untuk menjalankan tugas pengamanan. Mereka akan dilatih untuk menghadapi berbagai situasi yang mungkin terjadi, termasuk potensi ancaman yang dapat mengganggu jalannya acara.

Baca Juga :  Tokoh Agama NTT Menuntut Permintaan Maaf Polri atas Skandal Kapolres Cabul

Strategi Pengamanan

KSAD menjelaskan bahwa pengamanan pelantikan presiden akan melibatkan beberapa lapisan, termasuk pengawasan ketat di area-area strategis. “Kami akan memastikan bahwa setiap pintu masuk dan keluar akan diawasi dengan ketat. Selain itu, ada juga rencana untuk menerapkan sistem deteksi dini guna mengidentifikasi potensi masalah,” lanjutnya.

Pengamanan juga akan dilakukan dengan melibatkan komunitas setempat dan relawan untuk membantu menciptakan suasana yang kondusif. Maruli menegaskan, “Kami tidak hanya berfokus pada keamanan fisik, tetapi juga berusaha menciptakan suasana yang damai dan harmonis bagi semua masyarakat yang hadir.”

Komitmen TNI AD

Sebagai bagian dari komitmennya, TNI AD akan terus berkoordinasi dengan semua pihak terkait untuk memastikan semua aspek pengamanan terpenuhi. Maruli menegaskan bahwa TNI AD memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga stabilitas dan keamanan nasional, terutama dalam momen-momen penting seperti pelantikan presiden.

Baca Juga :  Allo Bank Mengantongi Laba Rp467 Miliar di 2024, Nasabah Mencapai 11,9 Juta

“Tugas kami adalah menjaga keutuhan dan kedaulatan negara. Kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk melindungi proses demokrasi yang berlangsung,” jelasnya.

Dengan pernyataan KSAD Maruli, diharapkan masyarakat dapat merasa tenang dan percaya bahwa pelantikan presiden akan berlangsung dengan aman dan tertib. TNI AD berkomitmen untuk melaksanakan tugasnya dengan profesionalisme dan dedikasi tinggi, demi kelancaran pelantikan yang akan menjadi momen bersejarah bagi bangsa Indonesia.

Masyarakat diimbau untuk tetap mendukung proses pelantikan dengan cara yang damai dan menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi. TNI AD siap menjaga keamanan, dan bersama masyarakat, diharapkan acara pelantikan presiden dapat berjalan sesuai harapan.

Berita Terkait

TNI Kirim Dua Personel ke Kamboja untuk Misi Pemantauan ASEAN, Wujud Komitmen Perdamaian Regional
Said Iqbal Sampaikan 11 Tuntutan Buruh ke Presiden Prabowo di May Day 2026, Pensiun Bebas Pajak Jadi Sorotan
DPR RI Desak Investigasi Transparan Tragedi Tabrakan Kereta di Bekasi Timur
Duka dari Misi Perdamaian, Satu Lagi Prajurit Indonesia Gugur di Lebanon
Buronan Pembunuhan AS Ditangkap Imigrasi di Bali, Langsung Dideportasi ke Amerika
KPK Selidiki Dugaan Penyimpangan Lelang, Pegawai Perusahaan Keluarga Fadia Arafiq Diperiksa
Sebelum Koreksi, Program MBG Akan Di Audit Menyeluruh Terlebih Dahulu
Terungkap! Ini Wajah Pasutri yang Diduga Gasak Rp28 Miliar Dana Gereja untuk Umroh & Hidup Mewah
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:52 WIB

TNI Kirim Dua Personel ke Kamboja untuk Misi Pemantauan ASEAN, Wujud Komitmen Perdamaian Regional

Jumat, 1 Mei 2026 - 12:15 WIB

Said Iqbal Sampaikan 11 Tuntutan Buruh ke Presiden Prabowo di May Day 2026, Pensiun Bebas Pajak Jadi Sorotan

Rabu, 29 April 2026 - 11:22 WIB

DPR RI Desak Investigasi Transparan Tragedi Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

Minggu, 26 April 2026 - 11:13 WIB

Duka dari Misi Perdamaian, Satu Lagi Prajurit Indonesia Gugur di Lebanon

Jumat, 24 April 2026 - 11:23 WIB

Buronan Pembunuhan AS Ditangkap Imigrasi di Bali, Langsung Dideportasi ke Amerika

Berita Terbaru